Sehari Sebelum Jatuh, Lion Air Boeing 737 Max 8 Diselamatkan Pilot

Kamis, 21 Maret 2019 - 07:16 WIB
Sehari Sebelum Jatuh,...
Sehari Sebelum Jatuh, Lion Air Boeing 737 Max 8 Diselamatkan Pilot
A A A
JAKARTA - Sehari sebelum pesawat Lion Air Boeing 737 Max 8 jatuh ke perairan Karawang 29 Oktober 2018, pesawat itu menukik berbahaya. Namun, ada pilot yang sedang tidak bertugas berhasil menyelamatkan pesawat itu dari tragedi.

Insiden saat itu kemungkinan karena kerusakan peralatan. Pilot cadangan itu sedang dalam penerbangan dari Bali ke Jakarta dan duduk di kursi kokpit ketika awak Lion Air JT610 berjuang untuk mengendalikan pesawat.

Aksi penyelamatan itu dilaporkan Bloomberg mengutip dua sumber yang mengetahui hasil investigasi otoritas Indonesia.

Menurut laporan kantor berita Reuters sebelumnya, selama penerbangan, pesawat itu menampilkan variasi ketinggian dan kecepatan udara yang tidak biasa dalam beberapa menit pertama. Beberapa variasi itu termasuk penurunan 875 kaki lebih dari 27 detik ketika pesawat biasanya naik, sebelum stabil dan terbang ke Jakarta.

Ketika pesawat itu tiba-tiba menukik berbahaya, pilot cadangan menemukan apa yang salah dan memberi tahu para kru bagaimana menonaktifkan sistem kontrol penerbangan yang tidak berfungsi untuk menyelamatkan pesawat.

Para kru diminta untuk memotong daya ke motor penyebab hidung pesawat menukik berbahaya. Menurut laporan Bloomberg, hal itu merupakan bagian dari daftar pemeriksaan yang harus dihafalkan semua pilot.

Sehari setelah itu, pesawat yang sama dengan awak yang berbeda kembali menukik hingga menghantam perairan Karawang, Laut Jawa, setelah lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Pangkal Pinang. Sebanyak 189 orang di dalamnya meninggal.

Para pejabat yang menyelidiki kecelakaan Lion Air sebelumnya mengatakan bahwa mereka sedang melihat ke dalam sistem anti-stall pesawat, yang bergerak dan berulang kali menekan hidung pesawat sebelum menabrak laut.

Laporan komite keselamatan Indonesia juga mengatakan pesawat mengalami beberapa kegagalan pada penerbangan sebelumnya dan belum diperbaiki dengan benar.

ā€œSemua data dan informasi yang kami miliki di penerbangan dan pesawat telah diserahkan ke KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi). Kami tidak dapat memberikan komentar tambahan pada tahap ini karena investigasi kecelakaan yang sedang berlangsung," kata juru bicara Lion Air Danang Prihantoro kepada Bloomberg, yang dikutip Kamis (21/3/2019).

Informasi baru terkait tragedi Lion Air itu muncul ketika para penyelidik sedang mencoba mengumpulkan apa yang menyebabkan penerbangan Ethiopian Airlines 302 jatuh awal bulan ini hanya beberapa menit setelah lepas landas. Tragedi itu menewaskan semua 157 orang.

Biro investigasi penerbangan sipil Prancis, BEA, pada Senin lalu mengatakan bahwa data kotak hitam dari penerbangan Ethiopian Airlines menunjukkan kesamaan yang jelas dengan kecelakaan Lion Air. Pihak berwenang Ethiopia meminta bantuan BEA dalam mengekstraksi dan menafsirkan kotak hitam pesawat yang jatuh itu karena Ethiopia tidak memiliki keahlian dan teknologi yang memadai.
(mas)
Berita Terkait
Tertidur Saat Pesawat...
Tertidur Saat Pesawat Mengangkasa, Pilot Ethiopian Airlines Diskors
Ngeri! Pilot Pesawat...
Ngeri! Pilot Pesawat Ethiopian AirlinesĀ Tertidur Saat Terbang
Boeing Beri Kompensasi...
Boeing Beri Kompensasi Keluarga Korban 737 MAX Ethiopian Airlines, Bagaimana dengan Lion Air?
Sensor AOA Boeing 737-8...
Sensor AOA Boeing 737-8 Max Jadi Penyebab Jatuhnya Pesawat Ethiopian Airlines
Tingkatkan Layanan,...
Tingkatkan Layanan, BBN Airlines Kantongi Pendanaan Rp96,1 Miliar
Profil Iskandar, CEO...
Profil Iskandar, CEO Indonesia Airlines Kelahiran Aceh
Berita Terkini
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
16 menit yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
1 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
2 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
3 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
4 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
5 jam yang lalu
Infografis
Sistem Misil S-400 Rusia...
Sistem Misil S-400 Rusia Tembak Jatuh 8 Rudal ATACMS Amerika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved