Pakar: Singapura Beli Jet Tempur F-35 AS Bukan untuk Ancam China

Senin, 11 Maret 2019 - 08:14 WIB
Pakar: Singapura Beli...
Pakar: Singapura Beli Jet Tempur F-35 AS Bukan untuk Ancam China
A A A
BEIJING - Para pakar Beijing mengatakan keputusan Singapura untuk membeli pesawat jet tempur siluman F-35 dari Amerika Serikat (AS) tidak mungkin untuk mengancam China. Menurut mereka, analisis baru-baru ini oleh media Washington yang menyebut langkah Singapura sebagai ancaman untuk Beijing adalah pemikiran yang konyol dan angan-angan.

Pernyataan para ahli itu dikeluarkan setelah Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen mengumumkan pada awal Maret bahwa negara itu berencana membeli hingga 12 pesawat jet tempur siluman F-35. Namun, media Amerika; CNN, mengatakan bahwa potensi pembelian itu dapat menyebabkan keraguan dari China.

Laporan CNN mengatakan bahwa keputusan Singapura adalah indikasi kekhawatiran yang berkembang di Asia mengenai "ambisi regional" China. Laporan yang mengutip analis itu mengatakan bahwa China harus melihat rencana Singapura sebagai bukti bahwa masih ada permintaan kuat di kawasan Asia-Pasifik untuk kehadiran AS.

Zhu Feng, direktur eksekutif Pusat China untuk Studi Kolaboratif Laut China Selatan di Universitas Nanjing, mengatakan kepada Global Times bahwa "Pernyataan oleh CNN benar-benar konyol. Sebagian besar, itu hanya angan-angan media AS."

Singapura telah mengimpor jet tempur canggih AS selama 30 tahun, dan rencana pembelian F-35 ini hanya merupakan kelanjutan dari strategi pertahanan nasional. "Kecil tapi canggih," kata Zhu. "Saya tidak berpikir ini ditujukan ke China," katanya lagi, yang dilansir Senin (11/3/2019).

Ng mengatakan pada Juni 2018 bahwa Singapura ingin mengganti jet tempur F-16 yang sudah menua dengan tidak hanya F-35, tetapi juga J-20 China sebagai opsi. Pernyataan itu dilaporkan Straits Times.

Seorang pakar militer China yang berbicara dalam kondidi anonim kepada Global Times mengatakan jika rencana pembelian jet tempur baru oleh Singapura memiliki niat untuk melawan China, mengapa negara mendaftarkan J-20 sebagai opsi.

Laporan CNN mengakui bahwa Ng tidak menyebut China ketika mengumumkan rencana pembelian F-35. Dia hanya mengatakan jet tempur siluman itu akan berkontribusi pada kemampuan Singapura untuk menjaga kedaulatan dan keamanannya.

Jika kesepakatan itu tercapai, Singapura akan menjadi sekutu AS keempat di Pasifik yang memiliki F-35, yang bergabung dengan Australia, Jepang, dan Korea Selatan, yang telah membeli pesawat tempur siluman sebelumnya.

"Tetapi tidak masuk akal untuk mengatakan ini adalah pesan kepada China, karena jet tempur empat negara pada awalnya semua buatan AS, karena mereka semua adalah sekutu inti AS di wilayah Asia-Pasifik," kata pakar militer tersebut.

Jet tempur tua Jepang, Korea Selatan dan Australia sangat ketinggalan zaman dan mereka harus di-upgrade. Menurut para ahli, rencana Singapura juga merupakan penggantian peralatan yang normal.

Kendati demikian, para pakar China tetap memperingatkan bahwa penyebaran F-35 yang bersatu dalam sekutu AS menguntungkan operasi AS di kawasan Asia-Pasifik, yang dapat membawa tantangan bagi pertahanan udara di Laut China Selatan.

Para ahli mencatat bahwa F-35 secara konstan dikaitkan dengan jaringan informasi militer AS. Bahkan, meski sekutu-sekutu AS tidak berpartisipasi dalam pertempuran, selama F-35 mereka ada di udara, mereka dapat berbagi semua jenis informasi dengan AS.
(mas)
Berita Terkait
Katanya Hebat, Jet Tempur...
Katanya Hebat, Jet Tempur F-35 AS Berkarat di Pelayaran Laut China Selatan
Takut Keduluan China,...
Takut Keduluan China, AS Terus Cari Jet Tempur yang Jatuh di Laut
Video Detik-detik Kecelakaan...
Video Detik-detik Kecelakaan Jet Tempur Canggih AS F-35 di Laut China Selatan
Jet Tempur China Pepet...
Jet Tempur China Pepet Pesawat AS dalam Jarak 6 Meter
Viral Foto Jet Tempur...
Viral Foto Jet Tempur Siluman F-35 AS Jatuh di Laut, Ini Penampakannya
Wow! Jet Tempur Siluman...
Wow! Jet Tempur Siluman China Siap Saingi F-35 Amerika
Berita Terkini
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
12 menit yang lalu
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
3 jam yang lalu
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
4 jam yang lalu
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
5 jam yang lalu
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
6 jam yang lalu
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
7 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved