AS Umumkan Bantuan untuk Venezuela Dikirim ke Kolombia

Minggu, 10 Februari 2019 - 15:01 WIB
AS Umumkan Bantuan untuk...
AS Umumkan Bantuan untuk Venezuela Dikirim ke Kolombia
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) telah mengirimkan gelombang pertama bantuan kemanusiaan untuk Venezuela ke pusat pengumpulan bantuan di kota Cucuta, Kolombia , yang terletak di perbatasan Venezuela. Begitu bunyi pernyataan yang dikeluarkan Departemen Luar Negeri (Deplu) AS.

"Amerika Serikat dengan bangga mengumumkan kedatangan pengiriman pertama pasokan bantuan yang dikirim di Cucuta, Kolombia untuk rakyat Venezuela," kata Deplu AS di akun Twitternya.

"Kami akan terus bekerja dengan @jguaido (Juan Guaido, presiden sementara Venezuela) dan mitra kami untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada Venezuela yang membutuhkan," sambung pernyataan itu seperti dikutip dari Sputnik, Minggu (10/2/2019).

Pemerintah Venezuela mengklaim bahwa negara itu tidak mengalami krisis kemanusiaan. Presiden Nicolas Maduro menuding Washington bertanggung jawab untuk melakukan kudeta negara di negaranya, dengan mengecam bantuan AS sebagai pertunjukan politik.

Dilaporkan pada awal minggu bahwa militer Venezuela telah memblokir akses ke jembatan yang menyatukan Cucuta dan kota Urena di Venezuela untuk mencegah kemungkinan pengiriman bantuan kemanusiaan.

Baca: Tentara Venezuela Blokade Koridor untuk Bantuan Kemanusiaan

Sementara itu, Guaido, yang telah menantang presiden Maduro, menyambut bantuan kemanusiaan dari luar negeri. Oposisi Venezuela telah mengumumkan rencananya untuk mengadakan konferensi internasional untuk menarik bantuan kemanusiaan ke Venezuela di Washington pada 14 Februari.

Guaido menyatakan dirinya sebagai presiden sementara negara itu pada 23 Januari lalu. Sementara Amerika Serikat dan sejumlah sekutu mendukungnya, Rusia, China dan Meksiko, serta beberapa negara lain, mendukung Maduro sebagai presiden sah negara itu.

Negara-negara Uni Eropa (UE) diharapkan mengeluarkan pernyataan bersama mengakui Guaido, tetapi Italia memveto mosi tersebut.
(ian)
Berita Terkait
Ribuan Orang Berunjuk...
Ribuan Orang Berunjuk Rasa di Kolombia Menentang Imperialisme AS
Usai Maduro Diculik...
Usai Maduro Diculik AS, Kolombia Bersiap Terima Jutaan Pengungsi Venezuela
Genting! 30.000 Pasukan...
Genting! 30.000 Pasukan Kolombia Dikerahkan ke Perbatasan Venezuela
Negara Mana yang Menampung...
Negara Mana yang Menampung Warga Venezuela Paling Banyak?
Trump Bicara dengan...
Trump Bicara dengan Presiden Kolombia di Tengah Ketegangan Diplomatik Berpotensi Perang
Usai AS Culik Maduro,...
Usai AS Culik Maduro, Trump Kini Incar Presiden Kolombia Gustavo Petro
Berita Terkini
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
7 menit yang lalu
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
57 menit yang lalu
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
3 jam yang lalu
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
3 jam yang lalu
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved