Beli Sistem Rudal Iron Dome Israel, AS Sebut Kebutuhan Mendesak

Kamis, 07 Februari 2019 - 01:17 WIB
Beli Sistem Rudal Iron...
Beli Sistem Rudal Iron Dome Israel, AS Sebut Kebutuhan Mendesak
A A A
WASHINGTON - Militer Amerika Serikat (AS) pada hari Rabu (6/2/2019) mengonfirmasi rencana pembelian sejumlah sistem pertahanan rudal Iron Dome (Kubah Besi) dari Israel. Alasan memilih senjata pertahanan itu untuk memenuhi kebutuhan yang mendesak.

"Iron Dome akan dinilai dan diujicobakan sebagai sistem yang saat ini tersedia untuk melindungi anggota militer AS yang dikerahkan terhadap berbagai macam ancaman tembakan tidak langsung dan ancaman (serangan) udara," kata militer AS dalam sebuah pernyataan.

Menurut pernyataan dari Kementerian Pertahanan Israel, militer Washington mengatakan kepada Tel Aviv bahwa mereka telah memutuskan untuk membeli sistem Kubah Besi itu karena kebutuhan mendesak untuk tentara Amerika.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu—yang saat ini juga menjabat sebagai menteri pertahanan—menyebut pembelian oleh Amerika sebagai pencapaian besar bagi Israel."Bukti lebih lanjut dari ikatan solid kita dengan AS, serta status Israel yang meningkat di dunia," katanya.

"Israel memiliki Kubah Besi dan kepalan tangan. Sistem kami dapat menghadapi ancaman apa pun," ujar Netanyahu, dikutip Haaretz, Kamis (7/2/2019).

Pembelian sistem pertahanan itu dilakukan sebagai bagian dari perjanjian antara Kementerian Pertahanan Israel dan Departemen Pertahanan Amerika.

Perusahaan pembuat Iron Dome Israel, Rafael Advanced Defense Systems Ltd—perusahaan milik negara—telah mengonfirmasi kesepakatan itu tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Pada akhir 2017, sistem tersebut dipajang pada pertemuan tahunan Asosiasi Tentara AS, sebuah asosiasi profesional untuk para perwira. Pejabat Pentagon merupakan pihak yang pertama kali menyatakan minatnya untuk membeli sistem tersebut.

Dikembangkan oleh Rafael Advanced Defense Systems dan Israel Aerospace Industries, sistem Iron Dome dirancang untuk mencegat dan menghancurkan roket jarak pendek dan peluru artileri. Senjata pertahanan ini telah digunakan oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF) sejak 2011.

Pada 2010, Singapura dilaporkan berencana membeli sistem itu. Pada Desember 2016, Menteri Industri Pertahanan Azerbaijan Yavar Jamalov mengatakan negaranya telah mencapai keputusan untuk membelinya.
(mas)
Berita Terkait
Pilih Seragam Militer...
Pilih Seragam Militer Amerika, Status WNI Kezia Terancam Hilang
6 Fakta tentang Pentagon...
6 Fakta tentang Pentagon Amerika Serikat
5 Negara Sekutu Terkuat...
5 Negara Sekutu Terkuat Israel, dari Amerika Serikat hingga Polandia
Militer Indonesia, Australia,...
Militer Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat Latihan Bersama
MARKAS AS DISERBU! Rudal...
MARKAS AS DISERBU! Rudal Iran Targetkan Situs Militer Vital Amerika & Israel!
5 Kecanggihan GBU-57...
5 Kecanggihan GBU-57 Amerika Serikat, Nomor 3 dapat Menuju Sasaran dengan Tepat
Berita Terkini
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
28 menit yang lalu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
49 menit yang lalu
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
1 jam yang lalu
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
1 jam yang lalu
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
2 jam yang lalu
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
2 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved