Tak Ingin Dilahirkan, Pria Ini Ingin Gugat Orangtua Kandung

Selasa, 05 Februari 2019 - 17:59 WIB
Tak Ingin Dilahirkan,...
Tak Ingin Dilahirkan, Pria Ini Ingin Gugat Orangtua Kandung
A A A
NEW DELHI - Seorang pria berusia 27 tahun di India berencana untuk menggugat orangtua kandungnya secara hukum. Alasannya, dia tidak dimintai persetujuan untuk dilahirkan ke dunia.

Pria bernama Raphael Samuel, asal Mumbai, India, adalah bagian dari apa yang disebut advokat sebagai "Child Free", yang percaya bahwa anak-anak tidak boleh dibuat menderita karena menjalani kehidupan.

Dia telah digambarkan sebagai sosok "anti-natalis" yang berpikir bahwa orangtua tidak memiliki hak untuk melahirkan jika seorang anak tidak setuju untuk dilahirkan.

Dia, sebagaimana dikutip Times Now News, berencana mengambil tindakan hukum terhadap orangtua kandungnya karena melahirkannya tanpa seizinnya. Uniknya, dia mengklaim memiliki hubungan yang "hebat" dengan kedua orangtuanya.

"Saya ingin memberi tahu semua anak-anak India bahwa mereka tidak berutang apa pun kepada orangtua mereka," katanya kepada The Print, Selasa (5/2/2019).

"Saya mencintai orangtua saya, dan kami memiliki hubungan yang hebat, tetapi mereka memiliki saya untuk kesenangan dan kebahagiaan mereka," ujarnya.

"Hidup saya luar biasa, tetapi saya tidak paham mengapa saya harus menjalani pergulatan sekolah dan menemukan karier, di sisi lain mereka tidak bertanya mengapa saya harus ada."

Raphael mengatakan orang harus tahu ada pilihan untuk tidak memiliki anak dan meminta para orangtua untuk menjelaskan mengapa mereka melahirkan anak.

Dalam sebuah video yang di-posting di YouTube, dia menyinggung soal menghormati orangtua sebagai sebuah "mitos", tapi menurutnya yang harus dihormati adalah tindakan orang.

"Apakah orang itu memperlakukan Anda dengan baik? Apakah orang itu memberi Anda kebebasan? Apakah orang itu mendorong pertumbuhan Anda?"

"Orangtua Anda adalah dua orang pada usia 20-25 (tahun) yang hanya ingin malam yang baik bersama dan kemudian mereka mendapatkan Anda," imbuh dia.
(mas)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Sampaikan Pidato Kenegaraan di DPR RI
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
8 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
9 jam yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
10 jam yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
11 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
12 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
13 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved