Atase Pertahanan Venezuela untuk AS Membelot dari Pemerintahan Maduro

Minggu, 27 Januari 2019 - 09:55 WIB
Atase Pertahanan Venezuela...
Atase Pertahanan Venezuela untuk AS Membelot dari Pemerintahan Maduro
A A A
CARACAS - Atase militer Vanezuela untuk Amerika Serikat (AS) membelot dari pemerintahan Presiden Nicolas Maduro . Pembelotan itu terjadi seiring eskalasi di dalam negeri Venezuela setelah tokoh oposisi Juan Guaido mendklarasikan dirinya sebagai presiden sementara dan mendapat dukungan dari AS dan sejumlah negara lainnya.

Atase militer Venezuela untuk AS Kolonel Jose Luis Silva mengatakan bukannya hanya dirinya yang melakukan pembelotan terhadap pemerintahan Nicolas Maduro. Diungkapkannya seorang konsuler di Houston dan seorang di kota AS lainnya juga mengakui Guaido, namun ia adalah satu-satunya diplomat di Washington yang diketahui telah mengambil langkah itu.

“Petinggi militer dan cabang eksekutif menyandera angkatan bersenjata. Ada banyak, banyak yang tidak bahagia,” kata Silva.

“Pesan saya kepada angkatan bersenjata adalah, 'Jangan menganiaya orang-orangmu.' Kami diberi senjata untuk mempertahankan kedaulatan bangsa kita. Mereka tidak pernah, tidak pernah melatih kami untuk mengatakan, 'Ini bagi Anda untuk menyerang orang-orang Anda, untuk mempertahankan pemerintahan saat ini berkuasa," tuturnya seperti dikutip dari Reuters, Minggu (27/1/2019).

Sementara pemberontakan kecil pasukan bersenjata Venezuela terhadap Maduro pecah dalam beberapa bulan terakhir, namun tidak ada pemberontakan militer berskala besar terhadapnya.

Guaido menyambut Silva dalam sebuah pesan di Twitter dan mendorong orang lain untuk mengikuti langkahnya. Sementara dalam sebuah tweet, Kementerian Pertahanan Venezuela menyebut Silva seorang pengecut, memposting foto dirinya dengan kata "pengkhianat" di atasnya dalam huruf kapital merah.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS Garrett Marquis menyebut pembelotan itu sebagai contoh dari prinsip bahwa peran militer adalah untuk melindungi tatanan konstitusional, bukan untuk menopang para diktator dan menindas rakyatnya sendiri.

"Dorongan bagi orang lain untuk melakukan hal yang sama," katanya.
(ian)
Berita Terkait
Venezuela Klaim Tangkap...
Venezuela Klaim Tangkap Mata-mata AS
Maduro Pastikan Venezuela...
Maduro Pastikan Venezuela Akan Adili Dua 'Rambo' AS
Menyusup ke Venezuela,...
Menyusup ke Venezuela, Dua 'Rambo' AS Ingin Tangkap Maduro
Gulingkan Maduro, Oposisi...
Gulingkan Maduro, Oposisi Venezuela Minta Bantuan Perusahaan Keamanan AS
Maduro: Intelijen AS...
Maduro: Intelijen AS Suap Ratusan Pekerja di Perusahaan Minyak Venezuela
Pompeo Sesumbar Bakal...
Pompeo Sesumbar Bakal Bebaskan Warga AS yang Ditangkap Venezuela
Berita Terkini
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
43 menit yang lalu
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
1 jam yang lalu
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
3 jam yang lalu
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
4 jam yang lalu
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
5 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved