Venezuela Tarik Personil Diplomatik dari AS

Jum'at, 25 Januari 2019 - 14:09 WIB
Venezuela Tarik Personil...
Venezuela Tarik Personil Diplomatik dari AS
A A A
CARACAS - Presiden Venezuela Nicolas Maduro tampaknya bersikukuh dengan keputusannya untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat (AS) meski mendapat penolakan dari Washington. Terbaru, ia mengumumkan penarikan personel diplomatiknya dari negara adidaya itu.

"Semua personel diplomatik di AS akan kembali pada hari Sabtu setelah penutupan kedutaan dan konsulatnya di negara itu," kata Maduro saat berpidato di ibu kota Caracas seperti disitat dari Anadolu, Jumat (25/1/2019).

Langkah itu dilakukan sehari setelah Maduro mengumumkan negaranya memutuskan hubungan diplomatik dengan Washington dan memberi waktu 72 jam bagi diplomat AS untuk meninggalkan negara itu. Permintaan ini diabaikan oleh para pejabat Washington, dengan mengatakan personil diplomatik akan tetap berada di negara itu atas undangan pemimpin oposisi Juan Guaido.

AS meminta pemerintah Barat untuk mengakui Guaido sebagai presiden sementara negara itu. Pernyataan ini pun menarik teguran keras dari pemerintah Venezuela yang diakui secara internasional.

Semakin banyak negara telah berbaris di belakang Guaido, kepala Majelis Nasional sebutan untuk parlemen Venezuela, yang menyatakan dirinya sebagai presiden pada Rabu lalu berdasarkan Pasal 333 dan 350 Konstitusi Venezuela di tengah-tengah protes massa anti-pemerintah.

Deklarasi Guaido dengan cepat diakui oleh AS, Kanada, dan beberapa negara Amerika Latin.

Maduro pertama kali menjabat pada tahun 2013 setelah kematian pendahulunya Hugo Chavez. Setelah dilantik pada awal bulan ini, presiden Venezuela itu akan memerintah untuk masa enam tahun lagi, hingga 2025.

AS telah mengkritik Maduro selama masa jabatannya, dan menunjukkan dukungan kepada Majelis Nasional sebagai "sisa-sisa demokrasi terakhir".
(ian)
Berita Terkait
Venezuela Klaim Tangkap...
Venezuela Klaim Tangkap Mata-mata AS
Maduro Pastikan Venezuela...
Maduro Pastikan Venezuela Akan Adili Dua 'Rambo' AS
Menyusup ke Venezuela,...
Menyusup ke Venezuela, Dua 'Rambo' AS Ingin Tangkap Maduro
Gulingkan Maduro, Oposisi...
Gulingkan Maduro, Oposisi Venezuela Minta Bantuan Perusahaan Keamanan AS
Maduro: Intelijen AS...
Maduro: Intelijen AS Suap Ratusan Pekerja di Perusahaan Minyak Venezuela
Pompeo Sesumbar Bakal...
Pompeo Sesumbar Bakal Bebaskan Warga AS yang Ditangkap Venezuela
Berita Terkini
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
7 menit yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
1 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
2 jam yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
3 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
4 jam yang lalu
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
5 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved