4 Orang Ditangkap Terkait Upaya Penyerangan Komunitas Muslim New York

Rabu, 23 Januari 2019 - 19:28 WIB
4 Orang Ditangkap Terkait...
4 Orang Ditangkap Terkait Upaya Penyerangan Komunitas Muslim New York
A A A
NEW YORK - Polisi New York, Amerika Serikat (AS) mengatakan, tiga pria dan satu orang remaja didakwa merencanakan untuk menyerang daerah kantong Muslim di New York dengan alat peledak.

Polisi memulai penyelidikan atas plot di wilayah Greece, New York, setelah seorang siswa menunjukkan foto kepada siswa lain dan mengatakan orang di foto itu terlihat seperti penembak sekolah. Setelah melakukan penyelidikan, polisi menemukan komplotan untuk menyerang komunitas Muslim di Islamberg, New York.

"Ada rencana untuk menyerang komunitas ini dengan senjata," kata Kepala Polisi Greece, Patrick Phelan dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Rabu (23/1).

Departemen Kepolisian Greece menangkap Brian Colaneri, Vincent Vetromile, dan Andrew Crysel pada hari Sabtu lalu. Ketiganya didakwa dengan tiga tuduhan memiliki senjata berbahaya tingkat pertama dan satu tuduhan konspirasi tingkat keempat.

Polisi juga menangkap dan menuduh seorang anak laki-laki berusia 16 tahun sehubungan dengan rencana itu dan berdasarkan undang-undang baru polisi dapat mengadilinya sebagai seorang remaja.

Polisi menemukan tumpukan 23 senjata serta tiga alat peledak improvisasi (IED), yang ditemukan di rumah 16 tahun. IED saat ini sedang diproses di laboratorium FBI di Virginia. Terkait hal ini, Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) menuntut dakwaan federal.

"Siapa pun yang dituduh merencanakan tindakan kekerasan terhadap minoritas agama harus menghadapi kejahatan kebencian negara bagian dan federal dan tuntutan hak-hak sipil yang sepadan dengan keseriusan tindakan mereka," kata Direktur Eksekutif CAIR-New York, Afaf Nasher.

Islamberg didirikan pada 1980-an oleh Mubarak Ali Gilani, seorang ulama yang berasal dari Pakistan, sebagai daerah kantong bagi Muslim yang melarikan diri dari kejahatan dan kemiskinan yang ada di daerah perkotaan. Komunitas ini sebagian besar terdiri dari Muslim kulit hitam.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
5 jam yang lalu
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
6 jam yang lalu
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
8 jam yang lalu
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
9 jam yang lalu
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
10 jam yang lalu
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
11 jam yang lalu
Infografis
4 Negara yang Dulu Mayoritas...
4 Negara yang Dulu Mayoritas Muslim Kini Jadi Minoritas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved