Sebut Tidak Sah, AS Ogah Akui Pemerintahan Maduro

Sabtu, 12 Januari 2019 - 14:10 WIB
Sebut Tidak Sah, AS...
Sebut Tidak Sah, AS Ogah Akui Pemerintahan Maduro
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) tidak mengakui legitimasi kekuasaan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, yang dilantik pada awal pekan ini. Hal itu ditegaskan oleh Penasihat Keamanan Nasional AS, John Bolton.

"Amerika Serikat tidak mengakui klaim tidak sah diktator Venezuela Nicolas Maduro atas kekuasaan. 'Kemenangannya' pada Mei 2018 dipandang secara internasional sebagai pemilu yang tidak bebas, adil atau kredibel," kata Bolton dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh layanan pers Gedung Putih.

"Kami menganggap rezim Maduro yang tidak sah secara langsung bertanggung jawab atas keselamatan semua rakyat Venezuela yang berteriak menuntut untuk secara bebas memilih para pemimpin mereka," sambungnya.

"Kami akan terus menggunakan kekuatan penuh kekuatan ekonomi dan diplomatik Amerika Serikat untuk mendesak pemulihan demokrasi Venezuela yang membalikkan krisis konstitusi saat ini," tegas Bolton seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (12/1/2019).

Maduro dilantik untuk masa jabatan keduanya, yang akan berlangsung hingga 2025, pada hari Kamis menyusul kemenangannya dalam pemilihan presiden Mei lalu. Amerika Serikat telah berulang kali mengkritik kebijakannya, sementara presiden Venezuela menuding Bolton sedang mempersiapkan rencana untuk menggulingkan dan membunuhnya.

Tidak hanya AS yang menolak mengakui Kepresidenan Maduro. Grup Lima, yang terdiri dari Kanada, Meksiko, Brasil, Argentina dan Peru, juga melakukan hal seruapa. Begitu pun dengan Organisasi Negara-negara Amerika (OAS) menolak mengakui keabsahan Nicolas Maduro sebagai presiden Venezuela.

Baca: Kembali Jadi Presiden Venezuela, Maduro Tidak Diakui Negara Tetangga

Salah satu negara tetangga Venezuela, Paraguay bahkan langsung memutuskan hubungan diplomatik beberapa jam setelah Maduro di lantik.

Baca: Paraguay Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Venezuela
(ian)
Berita Terkait
Operasi AS: Demi Berantas...
Operasi AS: Demi Berantas Narkoba atau Incar Minyak Venezuela?
Venezuela Marah Jet...
Venezuela Marah Jet Militer Amerika Serikat Langgar Wilayah Udaranya
Kemenangan Mamdani,...
Kemenangan Mamdani, Sinyal Perlawanan ke Pemerintah Federal AS?
Ribuan Migran Venezuela...
Ribuan Migran Venezuela Nekat Menyeberang Ke AS
Maduro Klaim AS Dorong...
Maduro Klaim AS 'Dorong' Istrinya untuk Ceraikan Dia
Venezuela Ancam Berikan...
Venezuela Ancam Berikan 'Respon yang Layak' kepada Angkatan Laut AS
Berita Terkini
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
36 menit yang lalu
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
2 jam yang lalu
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
4 jam yang lalu
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
5 jam yang lalu
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
7 jam yang lalu
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
9 jam yang lalu
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved