alexametrics

Paraguay Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Venezuela

loading...
Paraguay Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Venezuela
Presiden Paraguay Mario Abdo Benitez tidak mengakui Nicolas Maduro sebagai presiden terpilih Venezuela. Foto/Ilustrasi/SINDONews/Ian
A+ A-
ASUNCION - Presiden Paraguay Mario Abdo Benitez mengumumkan bahwa negaranya tidak akan mengakui Nicolas Maduro sebagai presiden terpilih Venezuela. Benitez mengatakan negara itu akan menutup kedutaan besarnya di Venezuela dan menarik semua diplomatnya.

"Selain itu, diplomat Venezuela di Paraguay akan dideportasi," katanya seperti dikutip dari Anadolu, Jumat (11/1/2019).

Langkah Paraguay dilakukan segera setelah Maduro disumpah untuk masa jabatan enam tahun kedua setelah pemilihan umum yang dianggap penuh kecurangan.



Maduro pertama kali menjabat pada 2013 setelah pendahulunya Hugo Chavez meninggal dan akan memerintah Venezuela hingga 2025.

Menteri Luar Negeri Paraguay Luis Alberto Castiglioni mengatakan di Twitter bahwa Paraguay memutuskan untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Venezuela guna mempertahankan demokrasi.

Sebelumnya, Kelompok Lima negara-negara Amerika Latin mengatakan mereka tidak akan mengakui kepresidenan Maduro.

Kelompok ini termasuk Kanada, Meksiko, Brasil, Argentina dan Peru. Satu-satunya anggota kelompok yang tidak mengikutinya adalah Meksiko, yang diwakili oleh atase komersialnya di Caracas.

Sementara itu, Dewan Permanen Organisasi Negara-negara Amerika (OAS) sepakat untuk tidak mengakui legitimasi masa jabatan baru Nicolas Maduro, kata blok itu dalam sebuah pernyataan.

Resolusi itu disetujui dengan 19 suara mendukung, enam menentang, delapan abstain dan satu absen, pernyataan itu menambahkan.
(ian)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak