UNHCR Minta Australia Beri Suaka Remaja Arab Saudi

Kamis, 10 Januari 2019 - 11:45 WIB
UNHCR Minta Australia...
UNHCR Minta Australia Beri Suaka Remaja Arab Saudi
A A A
SYDNEY - Australia sedang mempertimbangkan memberi suaka pada seorang remaja Arab Saudi, Rahaf Mohammed al-Qunun, yang lari ke Thailand karena takut disiksa keluarganya.

Rahaf tiba di Bangkok pada Sabtu (5/1) untuk mencari suaka. Australia menyatakan akan mempertimbangkan aplikasi suakanya jika Komisioner Tinggi untuk Pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHCR) memberinya status pengungsi.

”UNHCR merujuk Rahaf Mohammed al-Qunun ke Australia untuk pertimbangan penampungan pengungsi,” papar Departemen Keamanan Dalam Negeri Australia melalui email kepada Reuters.

Departemen itu akan mempertimbangkan rekomendasi UNHCR tersebut dan menolak berkomentar lebih banyak. Kantor UNHCR di Thailand juga belum memberi penjelasan lebih rinci.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Australia Marise Payne dijadwalkan berada di Bangkok pada hari ini untuk kunjungan yang telah dijadwalkan sebelumnya. Payne akan membahas kasus pemain sepak bola Bahrain, Hakeem Al-Araibi, yang memiliki status pengungsi di Australia tapi dipenjara di Thailand.

Rahaf awalnya ditolak masuk ke Thailand saat dia tiba di negara itu pada Sabtu (6/1). Dia segera mengunggah pesan di Twitter dari tempat transit di Bandara Suvarnabhumi Bangkok yang menyatakan dia lari dari Kuwait dan nyawanya dalam bahaya jika dipaksa kembali ke Arab Saudi.

Dalam beberapa jam, kasus itu menjadi viral di Twitter dengan disebarkan jaringan aktivis di penjuru dunia yang mendesak Pemerintah Thailand tidak memaksa wanita itu kembali ke pesawat yang akan membawanya pulang ke keluarganya.

Dia kemudian diizinkan masuk Thailand dan pada Selasa (8/1) mulai proses mencari suaka di negara ketiga. ”Dia menolak bertemu ayah dan kakaknya yang terbang ke Bangkok pekan ini,” papar kepala imigrasi Thailand Surachate Hakparn.

Kasus yang dialami Rahaf itu menarik perhatian dunia mengenai perlakuan yang dialami wanita di Saudi. Meski Payne mungkin membahas kasus Rahaf dengan Menlu Thailand, hanya Al-Araibi yang disebut dalam pernyataan Australia menjelang perjalanannya.

Otoritas Thailand menahan dan mendakwa Al-Araibi tahun lalu. Pemain sepak bola asal Bahrain itu mendapat status pengungsi di Australia. (Syarifudin)
(nfl)
Berita Terkait
FIBA Asia Cup 2022 :...
FIBA Asia Cup 2022 : Australia Kalahkan Arab Saudi 76-52
Wanita Ini Kencani Pangeran...
Wanita Ini Kencani Pangeran Arab Saudi, lalu Menculiknya dengan Tebusan Bitcoin Rp642 Juta
Klasemen Grup C Usai...
Klasemen Grup C Usai Australia Ditahan Arab Saudi
Arab Saudi Senang Inggris,...
Arab Saudi Senang Inggris, Australia, Kanada, dan Portugal Resmi Akui Negara Palestina
Begini Suasana Perayaan...
Begini Suasana Perayaan Hari Valentine di Arab Saudi
Arab Saudi Segera Buka...
Arab Saudi Segera Buka Toko Alkohol Pertama
Berita Terkini
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
25 menit yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
1 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
2 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
3 jam yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
4 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
5 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved