Pekan Depan, Pompeo-Netanyahu Bertemu di Brazil
Jum'at, 28 Desember 2018 - 08:20 WIB
Pekan Depan, Pompeo-Netanyahu Bertemu di Brazil
A
A
A
WASHINGTON - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengatakan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo akan bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu minggu depan di Brazil. Pertemuan ini terjadi di tengah persiapan Washington untuk menarik pasukannya dari Suriah.
Pompeo dan Netanyahu akan bertemu di Brasilia di mana keduanya akan menghadiri Hari Tahun Baru pelantikan presiden Brazil terpilih Jair Bolsonaro, seorang tokoh sayap kanan yang telah berjanji untuk memindahkan Brasil lebih dekat ke Israel dan Presiden AS Donald Trump seperti dikutip dari AFP, Jumat (28/12/2018).
Netanyahu telah sering bertemu dengan Pompeo dan menikmati hubungan yang hangat dengan Trump. Ia merasa senang dengan keputusan AS keluar dari kesepakatan denuklirisasi dengan Iran dan pemindahan kedutaan AS ke Yerusalem.
Tetapi Netanyahu untuk pertama kalinya berselisih dengan Trump setelah pengumuman mendadak pimpinan AS itu pekan lalu. Trump akan membawa pulang 2.000 tentara Amerika dari Suriah yang dilanda perang, di mana Israel melihat kehadiran Washington sebagai benteng pertahanan terhadap Iran dan penyeimbang terhadap pengaruh Rusia.
Israel mempertimbangkan dengan baik dalam tanggapan publiknya, dengan mengatakan mereka menghormati keputusan Trump, yang menyebabkan pengunduran diri Menteri Pertahanan Jim Mattis.
Israel telah melakukan ratusan serangan di Suriah yang diklaim menargetkan pasukan Iran dan sekutu mereka, Hizbullah.
Trump telah mengatakan bahwa pasukan AS semata-mata fokus pada memerangi kelompok jihad Negara Islam, yang telah ia nyatakan "sebagian besar dikalahkan."
Selain Netanyahu, Pompeo di Brazil juga akan bertemu dengan Presiden Peru Martin Vizcarra dan kemudian terbang ke Cartagena untuk mengadakan pembicaraan dengan Presiden Kolombia Ivan Duque.
Pompeo dan Netanyahu akan bertemu di Brasilia di mana keduanya akan menghadiri Hari Tahun Baru pelantikan presiden Brazil terpilih Jair Bolsonaro, seorang tokoh sayap kanan yang telah berjanji untuk memindahkan Brasil lebih dekat ke Israel dan Presiden AS Donald Trump seperti dikutip dari AFP, Jumat (28/12/2018).
Netanyahu telah sering bertemu dengan Pompeo dan menikmati hubungan yang hangat dengan Trump. Ia merasa senang dengan keputusan AS keluar dari kesepakatan denuklirisasi dengan Iran dan pemindahan kedutaan AS ke Yerusalem.
Tetapi Netanyahu untuk pertama kalinya berselisih dengan Trump setelah pengumuman mendadak pimpinan AS itu pekan lalu. Trump akan membawa pulang 2.000 tentara Amerika dari Suriah yang dilanda perang, di mana Israel melihat kehadiran Washington sebagai benteng pertahanan terhadap Iran dan penyeimbang terhadap pengaruh Rusia.
Israel mempertimbangkan dengan baik dalam tanggapan publiknya, dengan mengatakan mereka menghormati keputusan Trump, yang menyebabkan pengunduran diri Menteri Pertahanan Jim Mattis.
Israel telah melakukan ratusan serangan di Suriah yang diklaim menargetkan pasukan Iran dan sekutu mereka, Hizbullah.
Trump telah mengatakan bahwa pasukan AS semata-mata fokus pada memerangi kelompok jihad Negara Islam, yang telah ia nyatakan "sebagian besar dikalahkan."
Selain Netanyahu, Pompeo di Brazil juga akan bertemu dengan Presiden Peru Martin Vizcarra dan kemudian terbang ke Cartagena untuk mengadakan pembicaraan dengan Presiden Kolombia Ivan Duque.
(ian)