Israel Sebut Hizbullah Tutup Pabrik Peluru Kendalinya

Rabu, 19 Desember 2018 - 23:23 WIB
Israel Sebut Hizbullah...
Israel Sebut Hizbullah Tutup Pabrik Peluru Kendalinya
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa Hizbullah telah menutup pabrik untuk mengembangkan rudal presisi yang dipandu. Namun ia menegaskan jika Hizbullah telah menaklukan Lebanon dengan jaringan terowongan lintas batas yang dianggapnya sebagai tindakan perang.
"Situs bawah tanah untuk konversi rudal presisi, yang intelijen militer (Israel) memberi tahu saya, untuk di ekspos, situs-situs itu ditutup," kata Netanyahu.

"Mereka mencoba membuka situs lain," katanya, tanpa merinci seperti dikutip dari Reuters, Rabu (19/12/2018).

Menurut Netanyahu, Hizbullah berharap untuk memiliki ribuan rudal presisi yang dipandu sekarang tetapi malah memiliki paling banyak beberapa lusin.

Dalam pidato terpisah ke parlemen, Netanyahu memusatkan perhatian pada empat terowongan yang ditemukan bulan ini, yang kehadirannya dikonfirmasi oleh pasukan perdamaian UNIFIL dan yang menurut Israel akan digunakan untuk infiltrasi desa-desa di utara.

Hizbullah belum berkomentar terkait terowongan ini.

“Ini bukan hanya tindakan agresi. Ini adalah tindakan perang,” kata Netanyahu.

Lebanon berkomitmen penuh pada resolusi PBB yang mengakhiri perang tahun 2006, Kementerian Luar Negerinya mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Kementerian itu menyerukan kepada tentara Lebanon untuk mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memastikan (resolusi) dilaksanakan dengan baik dalam koordinasi dengan pasukan UNIFIL, terutama mengingat ketegangan di perbatasan dalam beberapa hari terakhir.

Kementerian itu menambahkan bahwa mereka tidak melihat ada "pekerjaan teknis" yang dilakukan di sisi perbatasannya.

Netanyahu menuduh UNIFIL tidak bertindak, mengatakan bahwa persenjataan roket Hizbullah telah meningkat sepuluh kali lipat sejak 2006 dan bahwa setiap rumah ketiga di Lebanon selatan digunakan oleh para gerilyawan.

"Dewan Keamanan harus memastikan UNIFIL tidak dibatasi oleh Hizbullah atau tentara Lebanon dengan cara apa pun, dan melaporkan setiap penghalang dari mandat penjaga perdamaian untuk menegakkan gencatan senjata Lebanon 2006," kata Netanyahu.

Israel sendiri telah melanggar gencatan senjata dengan overflights dari Libanon untuk pengawasan atau sorti Suriah.
(ian)
Berita Terkait
Warga di Perbatasan...
Warga di Perbatasan Lebanon Menyisir Puing Bangunan akibat Serangan Israel
Meski Terus Digempur...
Meski Terus Digempur Israel, Sekjen Hizbullah Tegaskan Seluruh Anggota Siap Mati!
Hizbullah Gempur Tentara...
Hizbullah Gempur Tentara Israel di Perbatasan Lebanon
Hizbullah: Israel akan...
Hizbullah: Israel akan Tidak Bisa Bertahan Tanpa Bantuan Negara Lain
Khawatir Serangan Hizbullah,...
Khawatir Serangan Hizbullah, Israel Kerahkan Tameng Rudal Iron Dome
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Israel Cegat Roket Hizbullah
Berita Terkini
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
11 menit yang lalu
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
1 jam yang lalu
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
3 jam yang lalu
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
4 jam yang lalu
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
4 jam yang lalu
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
5 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved