PM Australia Pangkas Pajak Jelang Pemilu

Rabu, 19 Desember 2018 - 11:05 WIB
PM Australia Pangkas...
PM Australia Pangkas Pajak Jelang Pemilu
A A A
SYDNEY - Perdana Menteri (PM) Australia Scott Morrison berupaya menggalang lebih banyak dukungan pemilih dengan menawarkan pemangkasan pajak hingga 9 miliar dolar Australia.

Tawaran itu diungkapkan saat Morrison menghadapi potensi kekalahan pada pemilu Mei mendatang. ”Kami mendukung pajak lebih rendah,” ungkap Deputi PM dan Bendahara Australia Josh Frydenberg yang menekankan pentingnya keputusan pajak tersebut.

Anggaran pertengahan tahun yang dirilis pekan ini menunjukkan pemerintah mengalami defisit lebih kecil dibandingkan proyeksi dan kemungkinan surplus tahun depan. Pemangkasan pajak itu bernilai sekitar 9,25 miliar dolar Australia.

Koalisi berkuasa kubu konservatif dalam sejumlah survei menghadapi risiko kekalahan melawan sayap kiri-tengah Partai Buruh, menurut hasil survei terbaru Newspoll. Berharap kegembiraan Natal dapat memperbaiki keberuntungannya, Morrison tampaknya ingin memberikan sejumlah janji pada para pemilih yang masih skeptis pada koalisi berkuasa.

Pemerintah Australia tidak menjelaskan dengan rinci apa pemangkasan pajak yang akan dilakukan. ”Ini pemangkasan pajak (atau kemungkinan kebijakan belanja) yang akan diumumkan antara sekarang dan pemilu tahun depan,” papar Andrew Hanlan, ekonom dari Westpac.

Para pakar menyatakan, defisit yang lebih sedikit berkat pendapatan pajak yang lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi dan harga komoditas yang naik. Ekonomi Australia tumbuh stabil dalam beberapa dekade tapi mulai melambat di tengah konflik dagang antara China dan Amerika Serikat (AS) serta adanya tekanan domestik. Tanggal pemilu belum diumumkan dan diperkirakan digelar pada Mei tahun depan. (Syarifudin)
(nfl)
Berita Terkait
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
Mertens dan Sabalenka...
Mertens dan Sabalenka Juarai Ganda Putri Australia Open 2021
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Banjir Besar Landa Sydney,...
Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Diminta Mengungsi
Australia Menyadari...
Australia Menyadari Konsumen China Tak Tergantikan Usai 30 Bulan Konflik
Berita Terkini
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
28 menit yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
1 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
2 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
3 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
4 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
5 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved