Awasi China-Rusia, AS Pertimbangkan Pindahkan Pesawat Intai ke Alaska

Rabu, 19 Desember 2018 - 06:39 WIB
Awasi China-Rusia, AS...
Awasi China-Rusia, AS Pertimbangkan Pindahkan Pesawat Intai ke Alaska
A A A
WASHINGTON - Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) sedang mempertimbangkan apakah akan menyebarkan pesawat intai P-8 Poseidon ke basis Perang Dingin di Alaska. Ini dilakukan dalam upaya untuk terus mengawasi gerakan China dan Rusia di Arktik.

"Teman-teman Rusia kami melakukan pemanasan di lima lapangan terbang dan 10.000 pasukan Spetsnaz (di Kutub Utara) dengan mengutip pencarian dan penyelamatan. Orang-orang China ada di sana. Semua orang di sana," kata Sekretaris Angkatan Laut AS Richard Spencer kepada anggota parlemen pekan lalu.

"Semua orang kecuali kami," balas Senator Alaska Dan Sullivan.

"Jika saya memiliki cek kosong untuk semuanya, itu akan sangat bagus untuk kapal-kapal yang mengeras es, tetapi dengan permintaan yang kita miliki sekarang ini tidak dapat terjangkau," kata Spencer lagi.

"Tapi kita harus naik ke sana. Saya bisa berkomitmen pada fakta bahwa kita berusaha mencari tahu bagaimana kita melakukan itu," imbuhnya seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (19/12/2018).

Setelah sidang, Spencer mengatakan bahwa landasan terbang di pulau Adak - sebuah pulau terpencil yang berjarak ratusan mil dari pantai Alaska di rantai pulau Aleutian - dalam kondisi "sangat baik." Untuk membuat lapangan terbang bisa digunakan untuk Angkatan Laut. Divisi lain dari Angkatan Laut AS harus membayar untuk membersihkan hangar.

Sebelumnya, pejabat Angkatan Laut memperkirakan sekitar USD1,3 miliar akan diperlukan untuk membuka kembali pangkalan di Adak, tetapi Spencer mengatakan kepada anggota parlemen bahwa Angkatan Laut bisa "hidup" dengan belanja lebih sedikit untuk mendapatkan pangkalan dan beroperasi.

Wilayah Arktik diperkirakan memiliki 15 persen dari sisa minyak dunia dan sebanyak 30 persen dari deposit gas alam global.

Pada hari Selasa, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengakui rencana AS di Arktik pada sesi akhir tahun yang diselenggarakan oleh dewan Kementerian Pertahanan Rusia. "Sejak Agustus, armada operasional kedua Angkatan Laut AS sedang dibuat. Tugas utamanya adalah memperluas kehadiran militer AS di Arktik," kata Shoigu.

Laksamana Muda Rusia Viktor Kochemazov, kepala pelatihan tempur untuk Angkatan Laut Rusia, mengatakan pada 2017: "Di masa depan, kami berencana untuk lebih meningkatkan kehadiran kami di wilayah Arktik sebagai masalah keamanan negara nasional."
(poe)
Berita Terkait
Alasan BRICS Ditakuti...
Alasan BRICS Ditakuti Amerika Serikat dan Sekutunya
China Blak-blakan Ungkap...
China Blak-blakan Ungkap Tujuan Amerika Serikat di Ukraina
Putin Tegaskan China...
Putin Tegaskan China Segera Mengakhiri Dominasi Amerika Serikat
China: Amerika Serikat...
China: Amerika Serikat Ancaman Nuklir Utama di Dunia!
Giliran Mobil Sejuta...
Giliran Mobil Sejuta Umat Amerika Serikat Disenggol Iran
Amerika Serikat Menentang...
Amerika Serikat Menentang Keras Gencatan Senjata Ukraina dan Rusia
Berita Terkini
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
56 menit yang lalu
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
1 jam yang lalu
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
2 jam yang lalu
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
2 jam yang lalu
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
3 jam yang lalu
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved