Akui Yerusalem Barat Ibu Kota Israel, Palestina Kecam Australia

Minggu, 16 Desember 2018 - 08:09 WIB
Akui Yerusalem Barat...
Akui Yerusalem Barat Ibu Kota Israel, Palestina Kecam Australia
A A A
YERUSALEM - Otoritas Palestina pada hari Sabtu dengan tegas mengkritik pengumuman Australia tentang pengakuannya atas Yerusalem barat sebagai ibu kota Israel.

Juru bicara Kabinet Otoritas Palestina, Yusuf al-Mahmoud mengatakan, keputusan pemerintah Australia untuk mengakui Yerusalem barat sebagai Ibu Kota Israel adalah langkah yang salah dan menunjukkan pemahaman yang salah tentang realitas politik dan keputusan lembaga-lembaga internasional terhadap Yerusalem sejak 1947.

Ia pun menyerukan negara-negara lain untuk tidak memindahkan kedutaan mereka ke Yerusalem dan mengakui Al-Quds sebagai Ibu Kota dari negara Palestina. Ini sesuai dengan resolusi PBB yang menetapkan bahwa Tepi Barat dan Yerusalem Timur merupakan bagian dari tanah Palestina yang diduduki oleh Israel pada tahun 1967.

Ia juga menekankan bahwa setiap negara yang memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem atau mengakui Yerusalem barat atau dua bagian kota sebagai Ibu Kota negara pendudukan melanggar hukum internasional dan mengambil langkah yang merupakan serangan terhadap rakyat Palestina dan bangsa Arab serta Islam seperti dikutip dari Israel National News, Minggu (16/12/2018).

Sementara pejabat senior Palestina, Saeb Erekat, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa keputusan Australia untuk membuka kantor perdagangan di kota itu melanggar resolusi PBB.

"Sejak awal, kami telah merasakan keputusan pemerintah Australia untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel sebagai salah satu kebijakan politik domestik yang sempit yang tidak bertanggung jawab dan bertentangan dengan perdamaian dan keamanan dunia," katanya dalam sebuah pernyataan.

"Status semua Yerusalem tetap menjadi masalah final untuk dinegosiasikan, sementara Yerusalem timur, di bawah hukum internasional, merupakan bagian integral dari wilayah Palestina yang diduduki," tambahnya seperti dikutip dari News24.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengumumkan pada hari Sabtu bahwa negaranya secara resmi mengakui Yerusalem barat sebagai Ibu Kota Israel, meskipun ia menekankan bahwa kedutaan Australia tidak akan pindah ke Yerusalem Barat sampai kesepakatan damai tercapai antara Israel dan Otoritas Palestina.

Morrison mengatakan, bagaimanapun, pemerintahannya akan mendirikan kantor di Yerusalem yang akan berurusan dengan keamanan dan perdagangan.

Baca: Resmi, Australia Akui Yerusalem Barat Ibu Kota Israel
(ian)
Berita Terkait
Langka, Mantan Dubes...
Langka, Mantan Dubes Israel Desak Australia Akui Negara Palestina
Australia Akhirnya Bersiap...
Australia Akhirnya Bersiap Akui Negara Palestina
Mengejutkan, Australia...
Mengejutkan, Australia Akan Batalkan Pengakuan Yerusalem Ibu Kota Israel
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Australia Batal Akui...
Australia Batal Akui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, Zionis Kesal
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
2 jam yang lalu
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
3 jam yang lalu
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
4 jam yang lalu
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
5 jam yang lalu
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
6 jam yang lalu
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
7 jam yang lalu
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved