Iran Luncurkan Kapal Perang Siluman, AS Kirim Kapal Induk

Selasa, 04 Desember 2018 - 14:37 WIB
Iran Luncurkan Kapal...
Iran Luncurkan Kapal Perang Siluman, AS Kirim Kapal Induk
A A A
WASHINGTON - Militer Amerika Serikat (AS) mengirim kapal induk USS John C. Stennis dan sejumlah kapal pendukungnya ke Teluk Persia. Langkah Washington ini dilakukan tak lama setelah Iran meluncurkan kapal perang terbarunya yang diklaim berteknologi siluman atau mampu menghindari radar musuh.

Perseteruan kedua negara juga sedang memanas setelah Teheran menguji coba rudal balistik jarak menengah yang mampu membawa hulu ledak ganda. Washington menganggap uji coba misil itu sebagai pelanggaran resolusi Dewan Keamanan PBB.

Mengutip Wall Street Journal (WSJ), Selasa (4/12/2018), kapal induk USS John C. Stennis akan tiba di perairan Timur Tengah dalam beberapa hari ke depan. Pengerahan kapal raksasa yang membawa jet-jet tempur ke Teluk Persia ini merupakan yang pertama sejak dua dasawarsa terakhir.

Media Amerika Serikat itu menggambarkan pengiriman kapal induk USS John C. Stennis sebagai "aksi unjuk kekuatan terhadap Iran" pada saat sanksi anti-Teheran yang dijatuhkan Washington telah memanaskan ketegangan kedua negara.

Seorang pejabat AS yang tak disebutkan namanya mengatakan kepada WSJ bahwa kapal Stennis diperkirakan akan mempertahankan kehadirannya di kawasan Teluk Persia selama dua bulan. Tujuannya, untuk melakukan pencegahan terhadap aktivitas bermusuhan Iran di perairan itu.

Setelah Presiden Donald Trump menarik AS keluar dari perjanjian nuklir 2015 antara Iran dan enam kekuatan dunia (AS, Rusia, Inggris, Prancis, Jerman dan China). Keputusan Trump itu diikuti dengan pemulihan sanksi terhadap Teheran yang sempat dicabut.

Sejak itu, militer Iran secara konsisten memperingatkan terhadap provokasi apa pun dan mengancam akan menutup Selat Hormuz jika ekspor minyak Teheran diganggu.

Menurut laporan WSJ, kehadiran kelompok kapal induk AS itu, ditujukan untuk mencegah perkembangan buruk di Teluk Persia seperti ancaman yang dilontarkan Iran.

Baru-baru ini, Brian Hook, Utusan Khusus Departemen Luar Negeri AS untuk Iran, mengatakan bahwa "opsi militer" terhadap Teheran ada di meja.

"Kami telah sangat jelas dengan rezim Iran bahwa kami tidak akan ragu untuk menggunakan kekuatan militer ketika kepentingan kami terancam. Saya pikir mereka mengerti itu. Saya pikir mereka memahami itu dengan sangat jelas. Saya pikir kami memiliki opsi militer di atas meja, preferensi kami adalah menggunakan semua alat yang kami miliki secara diplomatis," katanya.

Sebelumnya, dalam sebuah upacara yang disiarkan stasiun televisi pemerintah Iran awal pekan ini, Angkatan Laut Iran meluncurkan kapal perang Sahand, yang diklaim berteknologi siluman dan memiliki kemampuan perang elektronik.

Peluncuran kapal perang produksi dalam negeri itu terjadi tak lama setelah Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan bahwa penempatan kapal-kapal baru Teheran akan membuktikan kemampuan negaranya untuk mengembangkan persenjataan modern.

Pada saat yang bersamaan, dia menekankan bahwa Teheran tidak mencari konfrontasi dengan negara lain, tetapi akan terus mempromosikan kemampuan pertahanannya.
(mas)
Berita Terkait
Dari Kapal Induk hingga...
Dari Kapal Induk hingga Kapal Selam Nuklir, Segini Total Armada Tempur Amerika Serikat
Iran Latihan Perang...
Iran Latihan Perang dengan Tiruan Kapal Induk AS, Washington Geram
Spesifikasi USS Ronald...
Spesifikasi USS Ronald Reagan, Kapal Induk Nuklir Amerika Serikat
AS Tarik Kapal Induk...
AS Tarik Kapal Induk Nimitz dari Timur Tengah Meski Tegang dengan Iran
Kapal Induk Nuklir Amerika...
Kapal Induk Nuklir Amerika Berlabuh di Singapura, Ada Apa?
Iran-Israel di Ambang...
Iran-Israel di Ambang Perang, Ini Lokasi Kapal Induk dan Kapal Perang AS Pembela Zionis
Berita Terkini
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
37 menit yang lalu
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
1 jam yang lalu
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
1 jam yang lalu
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
4 jam yang lalu
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
6 jam yang lalu
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
7 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved