Citra Satelit: S-300 Suriah Belum Beroperasi

Kamis, 15 November 2018 - 13:22 WIB
Citra Satelit: S-300...
Citra Satelit: S-300 Suriah Belum Beroperasi
A A A
TEL AVIV - Citra satelit menunjukkan jika sistem pertahanan udara S-300 Suriah yang disediakan untuk rezim Assad oleh Rusia belum beroperasi. Demikian laporan yang dikeluarkan oleh perusahaan satelit Israel.

ImageSat International mengatakan gambar yang diambil dari wilayah Masyaf menunjukkan bahwa peluncur rudal S-300 belum terpasang. Masyaf adalah sebuah daerah di Suriah barat laut di mana kerap terjadi serangan oleh Israel terhadap target strategis.

Selain itu beberapa elemen seperti radar tetap ditutupi dengan jaring kamuflase.

"Ada kemungkinan bahwa S-300 yang baru disebar oleh Suriah belum beroperasi," kata perusahaan tersebut menafasirkan intelijen visual seperti dikutip dari Times of Israel, Kamis (15/11/2018).

Tidak diketahui apa status peluncur lain yang digunakan di Suriah.

Rusia mengirimkan sistem anti udara canggih S-300 ke Suriah bulan lalu menyusul jatuhnya pesawat militer negara itu oleh pertahanan udara Damaskus selama serangan Israel terhadap sasaran Iran di Suriah bulan sebelumnya.

Selain empat peluncur rudal pencegat, Moskow juga menyediakan Suriah dengan radar baru, sistem penargetan dan pusat komando.

Rusia menyalahkan Israel atas jatuhnya pesawat dan kematian 15 prajurit Rusia di pesawat itu, sebuah tuduhan yang ditolak oleh Israel. Israel juga telah menolak klaim Rusia bahwa jet tempur negara Zionis itu bersembunyi di belakang pesawat pengintai Rusia setelah serangan mereka.

Militer Suriah awal bulan ini mengatakan sistem pertahanan udara S-300 akan menghentikan kesuksesan Israel melakukan serangan terhadap target di negara itu.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bulan lalu mengatakan kepada Rusia bahwa Israel harus terus menghantam target musuh di Suriah untuk mencegah Iran membangun kehadiran militer di seberang perbatasan.

Sementara ada penurunan mencolok dalam serangan Israel yang dilaporkan setelah insiden 17 September lalu itu. Namun seorang pejabat senior Israel bulan lalu mengatakan negara Yahudi itu sebenarnya terus menyerang sasaran di Suriah.

Israel telah melakukan ratusan serangan udara di Suriah terhadap target yang terkait dengan Iran dalam beberapa tahun terakhir. Israel menuduh Teheran - yang seperti Moskow mendukung rezim Suriah dalam perang sipil tujuh tahun - berusaha membangun basis militer di negara itu.
(ian)
Berita Terkait
Serang Bandara Suriah,...
Serang Bandara Suriah, Rusia Minta Klarifikasi Israel
Rusia Desak Israel Hentikan...
Rusia Desak Israel Hentikan Serangan Udara di Suriah
Bombardir Suriah, 8...
Bombardir Suriah, 8 Rudal Israel Rontok Oleh Sistem Pertahanan Rusia
Israel Terus Melancarkan...
Israel Terus Melancarkan Serangan ke Suriah, Rusia Ancam Tel Aviv
4 Alasan Israel Ingin...
4 Alasan Israel Ingin Rusia Pertahankan Pangkalan di Suriah, Salah Satunya Menekan Pengaruh Turki
Kecam Invasi Israel...
Kecam Invasi Israel ke Suriah, Rusia Tarik Aset Militernya
Berita Terkini
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
3 jam yang lalu
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
4 jam yang lalu
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
5 jam yang lalu
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
6 jam yang lalu
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
7 jam yang lalu
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
8 jam yang lalu
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved