Rusia Kirim S-300 untuk Bela Tentara Suriah, Bukan Menghukum Israel

Sabtu, 10 November 2018 - 01:18 WIB
Rusia Kirim S-300 untuk...
Rusia Kirim S-300 untuk Bela Tentara Suriah, Bukan Menghukum Israel
A A A
TEL AVIV - Keputusan Rusia untuk memasok Suriah dengan sistem pertahanan udara S-300 seharusnya tidak dipandang sebagai hukuman bagi Israel atas kecelakaan yang menimpa pesawat Il-20 Rusia. Hal itu ditegaskan Duta Besar Rusia untuk Israel, Anatoly Viktorov.

Dalam wawancara dengan surat kabar The Times of Israel, Viktorov mengatakan bahwa pengiriman S-300 seharusnya tidak dianggap sebagai tindakan penghukuman sepihak.

"Moskow memberikan Suriah sistem S-300 karena (pihak berwenang Rusia) harus membela kehidupan prajurit militer (Rusia) di Suriah," ujarnya seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (10/11/2018).

Duta besar itu juga menyebut kecelakaan Il-20 sebagai insiden yang sangat serius dan menunjukkan bahwa insiden semacam itu perlu dihindari di masa depan.

Pada 2 Oktober, Moskow menyelesaikan pengiriman sistem S-300 ke Damaskus dalam upaya meningkatkan keamanan pasukan Rusia yang dikerahkan di negara Timur Tengah itu. Peningkatan pertahanan udara diumumkan setelah pesawat militer Il-20 Rusia jatuh pada 17 September oleh rudal yang diluncurkan oleh sistem pertahanan udara S-200 Suriah yang menargetkan pesawat F-16 Israel yang melakukan serangan udara di Latakia.

Kementerian Pertahanan Rusia telah menyalahkan kecelakaan itu kepada Angkatan Udara Israel, mengklaim bahwa jet Israel menggunakan pesawat Rusia sebagai perisai terhadap sistem pertahanan udara Suriah.

Israel, pada gilirannya, telah menyuarakan keprihatinan atas keputusan Rusia untuk memasok Suriah dengan S-300. Israel mengatakan bahwa Damaskus akan dapat mengontrol wilayah udara Israel setelah penyebaran sistem pertahanan udara itu.

Rusia telah terlibat dalam operasi militer di Suriah sejak 2015, setelah menerima permintaan yang relevan dari pemerintah Suriah. Israel sendiri telah melakukan serangan udara di Suriah tanpa izin dari Damaskus, membenarkan tindakannya dengan mengklaim perlu untuk melawan kehadiran militer Iran di Suriah.
(ian)
Berita Terkait
Serang Bandara Suriah,...
Serang Bandara Suriah, Rusia Minta Klarifikasi Israel
Rusia Desak Israel Hentikan...
Rusia Desak Israel Hentikan Serangan Udara di Suriah
Bombardir Suriah, 8...
Bombardir Suriah, 8 Rudal Israel Rontok Oleh Sistem Pertahanan Rusia
Israel Terus Melancarkan...
Israel Terus Melancarkan Serangan ke Suriah, Rusia Ancam Tel Aviv
4 Alasan Israel Ingin...
4 Alasan Israel Ingin Rusia Pertahankan Pangkalan di Suriah, Salah Satunya Menekan Pengaruh Turki
Kecam Invasi Israel...
Kecam Invasi Israel ke Suriah, Rusia Tarik Aset Militernya
Berita Terkini
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
23 menit yang lalu
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
1 jam yang lalu
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
1 jam yang lalu
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
2 jam yang lalu
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
2 jam yang lalu
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
2 jam yang lalu
Infografis
Prancis Kirim Jet Tempur...
Prancis Kirim Jet Tempur Mirage 2000 ke Ukraina untuk Lawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved