Rusia Anggap Remeh Sanksi Baru AS

Jum'at, 09 November 2018 - 19:11 WIB
Rusia Anggap Remeh Sanksi...
Rusia Anggap Remeh Sanksi Baru AS
A A A
MOSKOW - Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Ryabkov menyebut, sanksi baru Amerika Serikat (AS) terhadap Rusia tidak ada artinya. Alasannya, sanksi itu tidak akan memaksa Rusia untuk mengubah kebijakan atau sikap Rusia.

"Kita dapat melihat bahwa AS, meskipun berulang kali menyatakan, termasuk baru-baru ini di berbagai tingkatan, berniat untuk bergerak menuju normalisasi hubungan, masih berusaha untuk menerapkan tekanan dan menggunakan kebijakan mendikte, yang secara kategoris tidak dapat diterima bagi kami," kata Ryabkov.

Ryabkov, seperti dilansir Sputnik pada Jumat (9/11), menekankan bahwa langkah-langkah tanpa arti dan sia-sia yang diambil oleh Washington tidak akan mengubah apa pun dalam pendekatan Rusia. Dia menyatakan, Rusia memiliki tekad yang kuat untuk mengikuti jalurnya sendiri.

"Terus terang, kami tidak merasakan dampak apa pun dari langkah-langkah ini, dalam hal keadaan di mana kami terus menerapkan rencana kami sendiri untuk pembangunan ekonomi. Jadi semua ini tidak ada hubungannya dengan kehidupan nyata," ucapnya.

Dia juga mengatakan bahwa langkah-langkah balasan Rusia dapat diambil sebagai tanggapan terhadap semua sanksi AS, daripada menargetkan sejumlah sanksi tertentu. "Untuk sebagian besar, kami hanya mengabaikan gerakan permusuhan semacam ini," kata diplomat itu.

Sebelumnya diwartakan, AS menjatuhkan sanksi pada lebih dari selusian individu dan perusahaan Rusia dengan sanksi terkait Crimea. Para individu dan perusahaan Rusia itu dianggap mendapatkan keuntungan dari pencaplokan dan pendudukan ilegal wilayah Crimea di Ukraina.

Departemen Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri Departemen Keuangan (OFAC) mengumumkan hukuman yang dimandatkan oleh kongres, beberapa di antaranya merupakan sanksi tambahan bagi individu dan entitas yang telah masuk dalam daftar hitam pemerintah AS.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
56 menit yang lalu
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
2 jam yang lalu
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
3 jam yang lalu
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
4 jam yang lalu
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
5 jam yang lalu
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved