Bulger, Gangster Top Sekaligus Informan FBI Tewas di Penjara

Rabu, 31 Oktober 2018 - 08:49 WIB
Bulger, Gangster Top...
Bulger, Gangster Top Sekaligus Informan FBI Tewas di Penjara
A A A
WEST VIRGINIA - James "Whitey" Bulger, yang menjalani kehidupan ganda sebagai salah satu gangster paling terkenal dan sebagai informan rahasia FBI, tewas di penjara federal di West Virginia, Amerika Serikat (AS). Dia diduga dibunuh.

Bulger ditahan belum lama ini setelah buron selama 16 tahun terkait aktivitas kriminalnya. Dia ditemukan tewas di penjara pada hari Selasa.

Biro Investigasi Federal (FBI) sedang menyelidiki kematian Bulger. Seorang pegawai penjara saat ini sedang diselidiki terkait pembunuhan Bulger.

Kantor berita Reuters pada Rabu (31/10/2018) melaporkan, pernyataan Biro Penjara AS juga mengonfirmasi bahwa Bulger telah tewas dan membenarkan bahwa FBI sedang melakukan penyelidikan.

Menurut pegawai penjara, Bulger, yang berusia 89 tahun, telah dipindahkan sehari sebelumnya ke penjara berkeamanan tinggi. Dua pria, lanjut pegawai tersebut, terlihat di rekaman pengawasan sedang memasuki selnya.

Pejabat federal tidak memberikan keterangan terkait penyebab kematian sang gangster. Namun, Biro Penjara mengatakan tidak ada tahanan atau staf lain yang terluka.

Henry Brennan, pengacara pembela Bulger, mengatakan dalam email bahwa dia tidak bisa mengonfirmasi atau menyangkal laporan kematian gangster tersebut.

Bulger divonis bersalah pada bulan Agustus 2013 atas kasus 11 pembunuhan dan berbagai tuduhan kejahatan lain.

Selama 16 tahun Bulger jadi buron aparat penegak hukum AS. Pelariannya berakhir ketika mantan ratu kecantikan Islandia membocorkan jejaknya yang menyebabkan penangkapannya pada Juni 2011 di Santa Monica, California. Saat ditangkap, Bulger tinggal dengan pacar lamanya.

Bulger dan geng Winter Hill-nya telah beroperasi selama lebih dari dua dasawarsa di lingkungan Boston Selatan yang didominasi warga Irlandia. Geng itu terlibat dalam praktik lintah darat, judi, pemerasan, perdagangan narkoba, dan pembunuhan.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
36 menit yang lalu
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
2 jam yang lalu
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
3 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
3 jam yang lalu
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
3 jam yang lalu
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved