Pola Pembantaian Crimea Mirip dengan Tragedi Columbine di AS

Kamis, 18 Oktober 2018 - 09:03 WIB
Pola Pembantaian Crimea...
Pola Pembantaian Crimea Mirip dengan Tragedi Columbine di AS
A A A
MOSKOW - Pembantaian massal terjadi di sekolah teknik di Kerch, Crimea, Rabu (17/10/2018). Pembantaian yang dimulai dengan rentetan ledakan dan berlanjut dengan "hujan" tembakan ini menewaskan 18 orang termasuk salah satu pelaku yang melakukan aksi bunuh diri.

Dari insiden ini ada sebuah kemiripan yang mengejutkan. Tindakan pelaku, Vladislav Roslyakov (18), sangat mirip dengan pola pembantain di SMA Columbine, Amerika Serikat (AS), pada 1999 lalu yang dilakukan oleh Eric Harris dan Dylan Klebold.

Seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (18/10/2018), sama seperti duo Eric Harris dan Dylan Klebold, Roslyakov tercatat sebagai siswa senior di sekolah tersebut. Ia menyerang teman-temannya dengan senapan, menewaskan sedikitnya 18 orang dan melukai hampir 50 orang. Ia kemudian menghabisi dirinya sendiri.

Sementara duo maut Harris dan Klebold membunuh 12 siswa dan satu guru, melukai 21 orang lainya, dan juga bunuh diri setelah itu.

Kemiripan lain adalah Roslyakov meledakkan bom rakitan, serta memberondong tembakan, dengan ledakan yang tampaknya menghantam kantin kampus. Pelaku tragedi Columbine juga menyiapkan beberapa IED (bom rakitan), termasuk tangki propana yang diubah menjadi bom yang ditempatkan di kafetaria sekolah, tetapi bom mereka gagal meledak.

Pembantaian Columbine High School 1999 di Littleton, Colorado dianggap sebagai salah satu pembunuhan massal paling mematikan dalam sejarah AS. Terlebih lagi, tragedi itu telah melahirkan seluruh komunitas online "Columbiners" yang terobsesi dengan pembantaian dan pelakunya, Eric Harris (18) dan Dylan Klebold (17).

Media AS telah melaporkan bahwa orang-orang Columbin cenderung menjadi anak muda yang tertarik pada para pelaku pada tingkatan pribadi, sementara yang lain tertarik dengan kasus ini karena tertarik pada kriminologi dan psikologi. Penembak massal dan pembunuh berantai lainnya juga membuat penampilan di halaman-halaman fans tragedi Columbine.

Meskipun penembakan di sekolah jarang terjadi di Rusia, negara itu sejatinya sudah menghadapi serangan yang terinspirasi tragedi Columbine awal tahun ini. Seorang remaja menyerbu sekolahnya di Republik Bashkortostan, menyerang guru sekolah dan teman-teman sekelasnya, dan mencoba untuk membakar gedung itu. Empat orang terluka dalam insiden itu. Laporan media mengklaim penyerang, yang hanya dikenal sebagai Artem, mendapat inspirasi dari tragedi Columbine.

Dalam insiden lain Desember lalu, seorang siswa dengan kapak menyerbu sebuah sekolah di kota Ulan-Ude di Siberia dan menggunakan bom Molotov untuk membakar gedung itu. Tujuh orang terluka, dan tidak jelas apa yang benar-benar mengilhami penyerang tetapi hubungan dengan tragedi Columbine pasti ditarik.

Sementara terkait serangan terbaru ini, menjadi tugas penyidik untuk mengetahui apakah penyerang perguruan tinggi di Kerch terinspirasi oleh pembantaian Columbine di AS yang terkenal itu.

Moskow sendiri tampaknya menganggap serius masalah ini. Pada bulan Juli, komite Duma Negara Rusia untuk keluarga, wanita dan anak-anak menyusun undang-undang yang memerintahkan tindakan mendesak terhadap kelompok-kelompok internet yang mempromosikan serangan bunuh diri dan sekolah anak-anak.
(ian)
Berita Terkait
Pilot Amerika Serikat...
Pilot Amerika Serikat Diperintahkan Jaga Jarak dari Crimea
AS Tak Melarang Ukraina...
AS Tak Melarang Ukraina Menyerang Crimea dengan Senjatanya
AS bisa Akui Krimea...
AS bisa Akui Krimea sebagai Wilayah Rusia
Rusia Peringatkan AS:...
Rusia Peringatkan AS: Jauhi Crimea Demi Kebaikan Anda
Jenderal AS: Bakhmut...
Jenderal AS: Bakhmut Telah Menjadi Pesta Pembantaian Rusia
Rusia Jengkel Pesawat...
Rusia Jengkel Pesawat Pembom dan Pengintai AS Hilir Mudik Dekat Crimea
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
8 jam yang lalu
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
10 jam yang lalu
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
10 jam yang lalu
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
11 jam yang lalu
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
12 jam yang lalu
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
14 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved