Berjarak 45 Meter, Kapal Perang China dan AS Saling Berhadapan di LCS

Selasa, 02 Oktober 2018 - 08:35 WIB
Berjarak 45 Meter, Kapal...
Berjarak 45 Meter, Kapal Perang China dan AS Saling Berhadapan di LCS
A A A
WASHINGTON - Sebuah kapal Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) bertemu dengan kapal perang China pada akhir pekan lalu. Keduanya bertemu saat kapal AS melakukan operasi navigasi di dekat Kepulauan Spratly yang disengketakan di Laut China Selatan (LCS).

Dalam insiden itu, kapal perusak China melakukan manuver "tidak aman" yang memaksa kapal AS melakukan manuver untuk mencegah tabrakan.

"Kapal perusak China, Luyang, mendekati USS Decatur dalam manuver tidak aman dan tidak profesional di sekitar Karang Gaven di Laut Cina Selatan," ujar Kapten Charles Brown, juru bicara Armada Pasifik AS, dalam pernyataan yang mengonfirmasi insiden tersebut.

"Kapal perang China melakukan serangkaian manuver yang semakin agresif disertai dengan peringatan bagi USS Decatur untuk meninggalkan daerah itu," imbuhnya seperti dikutip dari CNN, Selasa (2/10/2018).

Dia menambahkan bahwa kapal perusak Cina mendekati kapal USS Decatur dalam jarak 45 meter dari depan kapal AS. USS Decatur pun terpaksa melakukan manuver untuk mencegah tabrakan.

"Pasukan kami akan terus terbang, berlayar dan beroperasi di mana saja hukum internasional memungkinkan," tegasnya.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan China atas berbagai masalah. Kapal-kapal China sering membayangi kapal-kapal AS selama melakukan operasi kebebasan navigasi namun interaksi tersebut biasanya dilakukan secara aman.

USS Decatur berlayar dalam jarak 12 mil laut dari karang Gaven dan Johnson di Kepulauan Spratly sebagai bagian dari apa yang disebut Angkatan Laut AS sebagai operasi kebebasan navigasi. Operasi ini dimaksudkan untuk menegakkan hak jalur bebas di perairan internasional.

Sementara Angkatan Laut melakukan kebebasan operasi navigasi di seluruh dunia, China sangat sensitif tentang operasi ketika mereka datang mendekati daerah di mana pemerintah China telah membangun pulau dan mendirikan fasilitas militer di fitur maritim yang disengketakan.

Baca: Kapal Perang AS Dekati Pulau Laut China Selatan yang Diklaim China
(ian)
Berita Terkait
Kapal Induk AS Gelar...
Kapal Induk AS Gelar Latihan di Laut China Selatan
Dekati Kepulauan Paracel,...
Dekati Kepulauan Paracel, China Kirim Peringatan ke Kapal Berpeluru Kendali AS
Kirim Kapal Perang Berpeluru...
Kirim Kapal Perang Berpeluru Kendali, AS Tantang Klaim China di LCS
AS Sangkal Kapal Perangnya...
AS Sangkal Kapal Perangnya Diusir China di Laut China Selatan
AS: Undang-undang Maritim...
AS: Undang-undang Maritim Baru China Langgar Perjanjian Internasional
Pesawat Bomber AS dan...
Pesawat Bomber AS dan Kapal Induk China 'Pemanasan' di Laut China Selatan
Berita Terkini
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
1 jam yang lalu
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
2 jam yang lalu
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
3 jam yang lalu
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
4 jam yang lalu
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
5 jam yang lalu
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
5 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved