Balas Dendam Tragedi Ahvaz, Rudal-rudal Iran Hujani Eufrat

Senin, 01 Oktober 2018 - 10:51 WIB
Balas Dendam Tragedi...
Balas Dendam Tragedi Ahvaz, Rudal-rudal Iran Hujani Eufrat
A A A
TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) meluncurkan sejumlah rudal yang menghujani wilayah timur Sungai Eufrat, Senin (1/10/2018) pagi. Serangan ini diklaim sebagai balas dendam terhadap kelompok teroris yang menyerang parade militer di Ahvaz, 22 September lalu.

Media Iran, Sepah News yang mengutip pernyataan Direktorat Jenderal Hubungan Masyarakat IRGC, menyatakan beberapa rudal balistik surface-to-surface telah ditembakkan oleh Divisi Antariksa IRGC. Serangan ini diklaim telah membunuh dan melukai sejumlah besar teroris yang terlibat tragedi parade militer di Ahvaz.

Serangan terhadap parade militer tersebut dilakukan oleh empat pria bersenjata yang mengenakan seragam militer palsu. Sekitar 29 orang, termasuk belasan anggota IRGC, tewas dalam serangan kala itu. Sekitar 60 orang lainnya juga terluka.

Menurut pemerintah Iran, kelompok teroris al-Ahwaziya yang terkait dengan Arab Saudi mengklaim terlibat serangan di Ahvaz. Namun, kelompok Daesh (ISIS) juga membuat klaim serupa dengan merilis sosok-sosok para pelaku sebelum pergi ke Ahvaz.

Tiga dari empat penyerang dibunuh oleh pasukan keamanan Iran. Sedangkan pelaku keempat sempat ditangkap, namun kemudian tewas karena luka parah yang diderita.

Menurut Kementerian Intelijen Iran, pasukannya menemukan tempat persembunyian para teroris yang terlibat dalam serangan itu, dan menangkap 22 elemen yang terkiat dengan insiden tersebut.

Tak lama setelah serangan terhadap parade militer Iran, Abdulkhaleq Abdulla, penasihat politik untuk Putra Mahkota Uni Emirat Arab Mohammed bin Zayed, mengatakan pertumpahan darah di Iran itu dibenarkan.

"Menyerang sasaran militer bukanlah tindakan teroris," katanya. "Memindahkan pertempuran lebih dalam di Iran adalah opsi yang diumumkan dan akan meningkat selama fase berikutnya," ujarnya.

Serangan balasan dari Iran pada hari ini muncul empat hari setelah Wakil Komandan IRGC Brigadir Jenderal Hossein Salami memperingatkan Riyadh dan Abu Dhabi agar tidak mengganggu urusan dalam negeri Teheran atau akan menghadapi pembalasan.

"Kami akan membalas dendam untuk setiap tetes darah Ahvaz oleh (penyerang) dari unsur-unsur domestik dan asing di balik insiden ini," katanya. "Kami memperingatkan rezim Saudi dan Emirat bahwa Anda tidak dapat bertahan dari pisau pembalasan kami."
(mas)
Berita Terkait
Ini Perbedaan Arab Saudi...
Ini Perbedaan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab
Perayaan Hari Nasional...
Perayaan Hari Nasional ke-52 Uni Emirat Arab di Jakarta
Ragam Model Sistem Pemerintahan...
Ragam Model Sistem Pemerintahan Negara Islam Kontemporer
Mengapa Negara-Negara...
Mengapa Negara-Negara Anggota Baru BRICS Mayoritas Muslim?
Misi di Balik BRICS...
Misi di Balik BRICS Gaet Negara-negara Muslim Jadi Anggota Baru
Putin akan Kunjungi...
Putin akan Kunjungi Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, Bahas Isu Timur Tengah
Berita Terkini
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
14 menit yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
1 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
2 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
3 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
4 jam yang lalu
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved