TV Teheran Rilis Rekaman Kapal Induk AS Dikejar Speedboat Iran

Senin, 01 Oktober 2018 - 08:46 WIB
TV Teheran Rilis Rekaman...
TV Teheran Rilis Rekaman Kapal Induk AS Dikejar Speedboat Iran
A A A
TEHERAN - Stasiun televisi (TV) Iran menayangkan rekaman kapal induk Amerika Serikat (AS), USS Theodore Roosevelt, dikejar beberapa speedboat yang diawaki pasukan Garda Revolusi. Kejadian itu berlangsung di Selat Hormuz pada 21 Maret 2018.

Kamera, yang dipasang di sebuah kapal Iran, membidik kapal USS Theodore Roosevelt serta kapal pengawalnya yang melintasi perairan Selat Hormuz. Beberapa speedboat Garda Revolusi terlihat mendekati kapal induk AS tersebut, sedangkan helikopter Amerika Serikat terlihat berkeliaran di atas area lokasi kejadian.

Dalam video itu, ada beberapa kegiatan yang terlihat di atas dek kapal Roosevelt, termasuk helikopter lain yang bersiap untuk lepas landas.

Belum jelas apa tujuan Iran merilis rekaman tersebut. Press TV, media pemerintah Teheran, juga membagikan rekaman itu di Twitter pada 29 September 2018.Kapal USS Theodore Roosevelt yang memiliki bobot 100.000 ton telah dikerahkan ke Teluk sejak tahun lalu. Kapal raksasa ini membawa sekitar 5.000 awak. Selain itu, biasanya kapal tersebut juga membawa 130 pesawat, termasuk pesawat jet tempur F/A-18 Super Hornet, jet tempur EA-18G Growler serta pesawat peringatan dini E-2 Hawkeye.

Perseteruan di tengah laut antara kapal AS dan Iran bukan hal yang tidak biasa. Pertemuan terakhir terjadi pada Agustus tahun lalu, ketika sebuah pesawat tak berawak atau drone Iran membayangi kapal induk USS Nimitz pada malam hari.

Drone itu muncul cukup dekat untuk merekam jet tempur F-18 di dek kapal. Angkatan Laut AS mengklaim operator drone tidak menanggapi panggilan radio yang berulang kali dan dianggap membahayakan para pelaut AS.

Masih pada bulan yang sama, drone serupa Iran muncul dalam jarak 200 kaki (62 meter) dari jet tempur F/A-18E Super Hornet. Hal itu membuat pilot Amerika Serikat mengubah jalur. Pejabat Pentagon yang tidak disebutkan namanya menuduh Iran bertindak dengan cara yang tidak aman dan tidak profesional.

Pada Januari 2016, Teheran pernah mempermalukan Pentagon di mana sekitar sepuluh pelaut AS ditangkap pasukan Iran setelah kapal Angkatan Laut Washington tersesat ke wilayah perairan Republik Islam Iran. Sepuluh pelaut yang merupakan awak dari dua kapal AS sempat ditahan sebelum akhirnya dibebaskan.

Pada saat itu, Teheran menuntut permintaan maaf resmi dari Menteri Luar Negeri AS John Kerry atas pelanggaran kedaulatan Iran dan mendesak Angkatan Laut AS untuk menjauh dari perbatasan maritim Iran. Iran juga secara konsisten menuduh para pelaut AS melakukan gerakan provokatif di dekat perairannya.
(mas)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Presiden Iran Ebrahim...
Presiden Iran Ebrahim Raisi Tiba di AS, Demonstran Bikin Tiang Gantungan
Berita Terkini
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
44 menit yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
1 jam yang lalu
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
2 jam yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
3 jam yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
4 jam yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
4 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved