Menlu Suriah di PBB: Kami Hampir Memenangkan Perang

Minggu, 30 September 2018 - 05:55 WIB
Menlu Suriah di PBB:...
Menlu Suriah di PBB: Kami Hampir Memenangkan Perang
A A A
NEW YORK - Pertempuran melawan terorisme di Suriah hampir berakhir setelah lebih dari tujuh tahun perang saudara. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Suriah, Walid Al-Moallem, di Majelis Umum PBB.

Walid al-Moallem juga mengecam campur tangan internasional di Suriah, membantah penggunaan senjata kimia oleh rezim Damaskus dan menuduh koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) melakukan kejahatan perang.

Dengan hanya provinsi Idlib yang masih di bawah kontrol pemberontak, al-Moallem menjelaskan dengan yakin bahwa situasi di lapangan telah menjadi lebih stabil dan aman dan bahwa rekonsiliasi lokal berjalan dengan baik. Dia juga berterima kasih kepada rakyat Suriah atas ketabahan mereka selama konflik berdarah.

Sepanjang pidato, al-Moallem menekankan hak Suriah untuk berdaulat dan mencela tindakan koalisi pimpinan AS yang memerangi ISIS karena melakukan segalanya kecuali memerangi terorisme.

Dia mengklaim koalisi AS ilegal, yang termasuk pemain internasional bersama dengan pasukan oposisi lokal dan regional, menghancurkan kota Suriah Raqqa - bekas markas ISIS - dan mengambil bagian dalam pembantaian warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak sebagai sarana menyebar kekacauan dalam hubungan internasional dan mempromosikan kolonialisme dan hegemoni.

Al-Moallem sekali lagi membantah temuan para penyelidik PBB, yang telah mengaitkan beberapa dari setidaknya 17 serangan kimia yang dilaporkan selama konflik dengan pasukan pemerintah.

"Kami sepenuhnya mengutuk penggunaan senjata kimia dalam keadaan apa pun," katanya seperti dikutip dari Al Jazeera, Minggu (30/9/2018).

Ia juga mengklaim bahwa tidak ada penyelidikan atau bukti yang tidak memihak yang diajukan untuk menghubungkan pemerintahannya dengan serangan kimia.

Masalah ini telah menjadi pembahasan panas di Dewan Keamanan PBB, dengan Rusia memveto upaya untuk menyelidiki rezim Assad sepenuhnya.
(ian)
Berita Terkait
Sekjen PBB Serukan Solusi...
Sekjen PBB Serukan Solusi Politik untuk Akhiri 11 Tahun Perang di Suriah
Sekjen PBB: Jika Bantuan...
Sekjen PBB: Jika Bantuan Dihentikan, Warga Suriah Hadapi Musim Dingin Mengerikan
57 Negara Didesak Pulangkan...
57 Negara Didesak Pulangkan 10.000 Wanita dan Anak ISIS di Kamp Suriah
Suriah Bersurat Kepada...
Suriah Bersurat Kepada PBB Keluhkan Serangan Israel
Suriah Desak PBB Ambil...
Suriah Desak PBB Ambil Langkah Tegas Terkait Serangan Udara Israel
PBB Singkirkan Bendera...
PBB Singkirkan Bendera Israel di Dataran Tinggi Golan Suriah
Berita Terkini
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
1 jam yang lalu
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
2 jam yang lalu
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
3 jam yang lalu
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
4 jam yang lalu
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
5 jam yang lalu
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
5 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved