Pilot India Daratkan Pesawat Secara Manual di AS, 370 Orang Selamat

Rabu, 19 September 2018 - 06:06 WIB
Pilot India Daratkan...
Pilot India Daratkan Pesawat Secara Manual di AS, 370 Orang Selamat
A A A
NEW JERSEY - Sebuah penyelamatan 370 penumpang secara dramatis dilakukan seorang pilot pesawat Air India. Dia melakukan pendaratan darurat secara manual di bandara Newwark, Amerika Serikat (AS) setelah pesawat mengalami serangkaian kegagalan teknis.

Pesawat dari New Delhi ke New York seharusnya mendarat di bandara John F. Kennedy (JFK) pada 11 September 2018. Namun, pesawat mendarat di Newark setelah mengalami serangkaian kegagalan teknis, cuaca buruk dan kehabisan bahan bakar.

Kapten pilot yang bertanggung jawab atas penerbangan 15 jam itu terdengar meresahkan sekitar 38 menit sebelum pesawat mendarat. Dia menelepon petugas Air Traffic Control di New York. "Kami benar-benar, Anda tahu, terjebak, dan tidak ada bahan bakar," kata kapten pilot Rustom Palia dalam rekaman panggilan telepon.

Kapten pilot untuk penerbangan AI-101 itu melanjutkan informasi darurat dengan menggambarkan kondisi pesawat hanya ada satu radioaltimeter yang berungsi. Traffic Collision and Avoidance System mengalami kegagalan fungsi.

"Tidak ada sistem darat otomatis, tidak ada sistem wind-shear, (tidak ada) Auto Speed ​​Brake, dan Unit Daya Pembantu juga tidak bisa berfungsi," lanjut dia.

Prospek menjadi lebih suram ketika pilot menemukan bahwa kru tidak dapat mengandalkan sistem pendaratan otomatis, yaitu penerima Instrument Landing System (ILS).

Ini sangat penting untuk pendaratan pesawat di jalur yang benar dalam cuaca buruk, di mana pesawat Boeing 777-300 sedang dalam proses untuk melakukannya pada hari itu.

“Pada dasarnya, kami memiliki sumber raidoaltimeter tunggal, kami memiliki kegagalan Traffic Collision dan Avoidance System,” katanya dalam laporan kepada petugas Air Traffic Control di New York melalui saluran radio.

Pesawat itu secara ajaib berhasil mendarat dengan aman di Newark, tempat tim darurat berkumpul dan siaga untuk melakukan tindakan pencegahan jika terjadi insiden yang tak diinginkan.

Pilot menggunakan pendekatan outside-the-box untuk mendaratkan pesawat, yang melibatkan penggunaan beberapa alat bantu navigasi fungsional di pesawat.

Seorang pejabat dari Dirjen Penerbangan Sipil setempat memuji pilot tersebut karena mengelola krisis dan membawa semua penumpang selamat. Menurut pejabat tersebut, penyelidikan telah diluncurkan untuk mengetahui penyebab serangkaian gangguan teknis pesawat.

"Kami telah memulai penyelidikan dan penyelidikan akan fokus pada gangguan teknis," kata pejabat yang berbicara dalam kondisi anonim, seperti dikutip Russia Today, Rabu (19/9/2018).

Rekaman audio dari percakapan panik antara pilot dan petugas Air Traffic Control telah dirilis oleh liveatc.net.
(mas)
Berita Terkait
Menteri Digital ASEAN...
Menteri Digital ASEAN Sepakati Kerangka Kerja Sama dengan Tiga Mitra
Alasan BRICS Ditakuti...
Alasan BRICS Ditakuti Amerika Serikat dan Sekutunya
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Amerika Serikat dan India, Beda Jauh?
S-400 Rusia telah Dikirim...
S-400 Rusia telah Dikirim ke India, Amerika Serikat Marah-marah
Kisah Muslim Amerika...
Kisah Muslim Amerika Serikat Prof Sohail Humayun Hashmi Mengajarkan Islam di Rumah
Negara Pendiri BRICS...
Negara Pendiri BRICS yang Mulai Ragu Tinggalkan Dolar AS, Salah Satunya Musuh Amerika Serikat
Berita Terkini
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
58 menit yang lalu
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
2 jam yang lalu
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
3 jam yang lalu
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
3 jam yang lalu
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
3 jam yang lalu
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
4 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved