Serangan Israel Hantam Perusahaan Milik Suriah, 10 Luka

Selasa, 18 September 2018 - 09:25 WIB
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Perusahaan Milik Suriah, 10 Luka
A A A
DAMASKUS - Empat jet tempur F-16 Israel terlibat dalam serangan rudal di Latakia, Suriah. Menurut media pemerintah Suriah, serangan tersebut menghantam perusahaan negara untuk industri teknis dan melukai 10 orang.

Menurut stasiun televisi Al-Ikhbariya yang dikelola pemerintah, serangan memicu ledakan dan mengirimkan bola api ke langit. Ledakan terus berlangsung selama hampir setengah jam. Stasiun televisi tersebut menayangkan rekaman yang menunjukkan garis-garis cahaya putih bersinar di langit.

Al-Ikhbariya mengatakan dua orang yang terluka dirawat di rumah sakit dan sisanya dibebaskan setelah perawatan seperti dikutip dari AP, Selasa (18/9/2018).

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang berbasis di Inggris, yang awalnya melaporkan ledakan itu, juga melaporkan 10 orang terluka. SOHR mengatakan semua korban adalah tentara dan beberapa berada dalam kondisi kritis.

Kelompok pengawas perang mengatakan target serangan tampaknya adalah depot amunisi yang ada di kompleks Institut Negara untuk Industri Teknis. SOHR tidak jelas apakah depot itu untuk pasukan Iran atau Suriah.

Serangan itu terjadi menyusul serangan serupa di Bandara Internasional Damaskus Sabtu malam, yang media negara Suriah juga menyalahkan Israel. Seorang pejabat militer yang dikutip media pemerintah mengatakan pertahanan udara Suriah mencegat beberapa rudal yang datang dari laut.

Serangan lain dilaporkan pada 4 September yang menargetkan lokasi di daerah pesisir Tartus dan di provinsi Hama. SOHR mengatakan pada saat itu bahwa serangan 4 September diyakini ditujukan untuk pos militer Iran.

Israel secara luas diyakini berada di belakang serangkaian serangan udara terutama menargetkan pasukan Iran dan Hizbullah di Suriah yang telah bergabung dengan perang negara itu bersama pemerintah. Israel jarang mengakui serangan di Suriah, tetapi mengatakan akan menggunakan tindakan militer untuk mencegah transfer senjata ke musuh-musuhnya. Awal bulan ini, seorang pejabat militer Israel mengatakan, negara Yahudi itu telah menyerang lebih dari 200 sasaran Iran di Suriah selama 18 bulan terakhir.

Para pejabat AS dan Israel mengatakan bahwa Iran dan Hizbullah harus mengakhiri kehadiran mereka di Suriah. Israel mengatakan tidak akan mentoleransi kehadiran Iran di Suriah.

Serangan Senin kemarin terjadi beberapa jam setelah Rusia dan Turki mengumumkan perjanjian yang secara efektif mencegah serangan pemerintah Suriah terhadap Idlib, daerah yang dikuasai pemberontak di Suriah barat laut.
(ian)
Berita Terkait
Dua Warga Sipil Tewas...
Dua Warga Sipil Tewas dalam Serangan Udara Israel di Suriah
Tank Israel Gempur Provinsi...
Tank Israel Gempur Provinsi Quneitra di Suriah
Dahsyatnya Serangan...
Dahsyatnya Serangan Udara Israel di Suriah, 57 Orang Tewas
Suriah Desak PBB Ambil...
Suriah Desak PBB Ambil Langkah Tegas Terkait Serangan Udara Israel
3 Ancaman Zionis ke...
3 Ancaman Zionis ke HTS di Suriah, Salah Satunya Jangan Dekati Perbatasan Israel
Israel Gempur Suriah,...
Israel Gempur Suriah, 2 Orang Tewas di Damaskus
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
54 menit yang lalu
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
1 jam yang lalu
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
3 jam yang lalu
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
3 jam yang lalu
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
4 jam yang lalu
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
5 jam yang lalu
Infografis
10 Alasan Dunia Cenderung...
10 Alasan Dunia Cenderung Senang Lihat Serangan Iran ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved