Jet-jet Tempur Inggris Ganggu Pesawat Rusia di Atas Laut Hitam

Sabtu, 25 Agustus 2018 - 03:29 WIB
Jet-jet Tempur Inggris...
Jet-jet Tempur Inggris Ganggu Pesawat Rusia di Atas Laut Hitam
A A A
LONDON - Jet-jet tempur Typhoon Inggris yang berbasis di Rumania mengganggu rute patroli pesawat Be-12 Rusia di atas Laut Hitam. Aksi jet-jet Typhoon untuk mencegah pesawat Moskow menerobos wilayah udara negara-negara NATO.

Kementerian Pertahanan Inggris dalam sebuah pernyataan hari Jumat mengatakan, untuk kedua kalinya dalam tiga hari terakhir jet-jet tempur Typhoon dikerahkan untuk menyelidiki pesawat Rusia yang terbang provokatif di rute yang menuju wilayah udara NATO.

Jet-jet militer Inggris diluncurkan pada 23 Agustus dari Pangkalan Udara Mihail Kogalniceanu dekat Kota Constanta, Rumania. Inggris siaga saat melihat pesawat patroli maritim Be-12 Rusia bergerak ke arah selatan di atas Laut Hitam dari Crimea.

"Typhoon beroperasi sesuai dengan misi polisi udara NATO yang dirancang untuk mencegah agresi Rusia, meyakinkan Rumania dan menjamin sekutu NATO dari komitmen Inggris untuk pertahanan kolektif," kata kementerian itu, seperti dikutip Reuters, Sabtu (25/8/2018).

Sebelumnya, pada 21 Agustus, dua jet Typhoon Inggris dari pangkalan udara yang sama di Rumania dilesatkan untuk menyelidiki pesawat tempur Rusia yang diduga beroperasi di wilayah tersebut.

Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan, pada hari itu dua pesawat yang diduga Su-30 Flanker Rusia bergerak menuju wilayah udara NATO dari Crimea.

Pernyataan kementerian itu tidak menyebut bahwa pesawat militer Rusia bersungguh-sungguh memasuki wilayah udara NATO. Pihak Moskow sendiri enggan mengomentari kejadian tersebut.

Selain patroli udara di dekat negara-negara NATO, Rusia juga meningkatkan kehadiran angkatan lautnya di Laut Tengah, Laut Hitam, dan daerah lainnya.

Ketegangan tinggi di kawasan Laut Hitam terjadi sejak Moskow menganeksasi Crimea tahun 2014 atau setelah Crimea melepaskan diri dari Ukraina melalui referendum. Aneksasi yang tak diakui Ukraina dan negara-negara Barat itu membuat Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap Moskow.
(mas)
Berita Terkait
Jerman Berikan Bantuan...
Jerman Berikan Bantuan Perang untuk Ukraina Sebesar 6,5 Trilyun Rupiah
Ukraina Amankan Kesepakatan...
Ukraina Amankan Kesepakatan Senjata Rp33 Triliun dengan Inggris
Media Inggris: NATO...
Media Inggris: NATO Yakin Serangan Balasan Ukraina Tidak Berhasil
3 Motif Inggris dan...
3 Motif Inggris dan Negara Baltik Gelar Simulasi Perang Melawan Rusia
Inggris Ingin Beri Rusia...
Inggris Ingin Beri Rusia Jaminan Ini Soal NATO dan Ukraina
Inggris dan Prancis...
Inggris dan Prancis Akan Kirim 30.000 Pasukan ke Ukraina
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
4 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
4 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
5 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
6 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
7 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
8 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved