Tak Terima Dikritik, Jaksa Agung AS Serang Trump
Jum'at, 24 Agustus 2018 - 10:48 WIB
Tak Terima Dikritik, Jaksa Agung AS Serang Trump
A
A
A
WASHINGTON - Jaksa Agung Amerika Serikat (AS) Jeff Sessions membalas kritik Presiden Donald Trump atas Departemen Kehakiman. Trump memberikan penilaian pedas terhadap Sessions yang dianggapnya tidak dapat mengambil kendali Departemen Kehakiman.
Dalam sanggahannya, Sessions membela integritas institusi yang dipimpinnya dengan mengatakan departemen yang dipimpinnya tidak bisa ditekan secara politik.
"Saya mengambil alih Departemen Kehakiman pada hari saya dilantik. Meskipun saya Jaksa Agung, tindakan Departemen Kehakiman tidak akan dipengaruhi secara tidak benar oleh pertimbangan politik," ujarnya seperti dikutip dari BBC, Jumat (24/8/2018).
"Saya menuntut standar tertinggi, dan di mana mereka tidak dapat dipertemukan, saya akan mengambil tindakan," sambungnya.
"Tidak ada bangsa yang memiliki kelompok penyidik dan jaksa penegak hukum yang lebih berbakat dan lebih berdedikasi daripada Amerika Serikat," ujarnya.
"Saya bangga bekerja bersama mereka dan bangga dengan pekerjaan yang telah kami lakukan dengan berhasil memajukan supremasi hukum," tukasnya.
Sebelumnya Dalam wawancara di program "Fox & Friends" Trump mengatakan bahwa Sessions tidak pernah mengambil kendali Departemen Kehakiman. Dia mengkritik mantan senator Alabama itu karena tiba-tiba mengundurkan diri dari perannya dalam penyelidikan dugaan kolusi antara kampanye Trump dan Rusia dalam pemilu AS tahun 2016.
"Sessions mengambil pekerjaan dan kemudian dia berkata, 'Saya akan mengundurkan diri'. Saya mengatakan, pria macam apa ini?," kecam Trump.
Dalam sanggahannya, Sessions membela integritas institusi yang dipimpinnya dengan mengatakan departemen yang dipimpinnya tidak bisa ditekan secara politik.
"Saya mengambil alih Departemen Kehakiman pada hari saya dilantik. Meskipun saya Jaksa Agung, tindakan Departemen Kehakiman tidak akan dipengaruhi secara tidak benar oleh pertimbangan politik," ujarnya seperti dikutip dari BBC, Jumat (24/8/2018).
"Saya menuntut standar tertinggi, dan di mana mereka tidak dapat dipertemukan, saya akan mengambil tindakan," sambungnya.
"Tidak ada bangsa yang memiliki kelompok penyidik dan jaksa penegak hukum yang lebih berbakat dan lebih berdedikasi daripada Amerika Serikat," ujarnya.
"Saya bangga bekerja bersama mereka dan bangga dengan pekerjaan yang telah kami lakukan dengan berhasil memajukan supremasi hukum," tukasnya.
Sebelumnya Dalam wawancara di program "Fox & Friends" Trump mengatakan bahwa Sessions tidak pernah mengambil kendali Departemen Kehakiman. Dia mengkritik mantan senator Alabama itu karena tiba-tiba mengundurkan diri dari perannya dalam penyelidikan dugaan kolusi antara kampanye Trump dan Rusia dalam pemilu AS tahun 2016.
"Sessions mengambil pekerjaan dan kemudian dia berkata, 'Saya akan mengundurkan diri'. Saya mengatakan, pria macam apa ini?," kecam Trump.
(ian)