Disebut AS 'Terjebak' di Suriah, Rusia: Itu Benar-benar Salah
Kamis, 23 Agustus 2018 - 19:27 WIB
Disebut AS 'Terjebak' di Suriah, Rusia: Itu Benar-benar Salah
A
A
A
MOSKOW - Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan bahwa Rusia menganggap pernyataan Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS), John Bolton yang menyebut Moskow terjebak di Suriah adalah sesuatu yang benar-benar salah.
"Ini tidak benar untuk siapa pun, apalagi rekan-rekan kami di Washington, untuk mengklaim bahwa Rusia telah terjebak di suatu tempat. Janganlah kita lupa bahwa personel militer AS hadir di tanah Suriah juga. Ini harus dihadirkan dalam pikiran," ucap Peskov.
Peskov menyatakan bahwa Rusia memainkan peran yang sangat aktif dalam menyelamatkan Suriah dari terorisme internasional, dari ISIS dan kelompok teroris lainnya dan dalam menempatkan Suriah di jalur penyelesaian politik dan diplomatik.
"Juga, Rusia secara aktif mempromosikan kembalinya pengungsi ke Suriah dan awal rekonstruksi pasca perang negara itu," ungkapnya, seperti dilansir Fars News pada Kamis (23/8).
Sebelumnya diwartakan, Bolton mengatakan Rusia "terjebak" di Suriah dan mencari orang lain untuk mendanai rekonstruksi pasca-perangnya. AS, lanjut Bolton, akan memanfaatkan situasi tersebut.
Washington, lanjut Bolton, menggunakan situasi yang ada dalam pembicaraan dengan Moskow, khususnya mengenai kehadiran pasukan Iran di Suriah. Karena menurutnya, Rusia sudah terjebak Suriah pada saat ini dan tengah mencari bantuan untuk keluar dari situasi yang ada.
"Saya tidak berpikir mereka ingin terjebak di sana. Saya pikir kegiatan diplomatik ingar-bingar mereka di Eropa menunjukkan bahwa mereka ingin menemukan orang lain. Misalnya, untuk menanggung biaya merekonstruksi Suriah, di mana mereka mungkin atau tidak mungkin berhasil dalam melakukannya," ucapnya.
"Ini tidak benar untuk siapa pun, apalagi rekan-rekan kami di Washington, untuk mengklaim bahwa Rusia telah terjebak di suatu tempat. Janganlah kita lupa bahwa personel militer AS hadir di tanah Suriah juga. Ini harus dihadirkan dalam pikiran," ucap Peskov.
Peskov menyatakan bahwa Rusia memainkan peran yang sangat aktif dalam menyelamatkan Suriah dari terorisme internasional, dari ISIS dan kelompok teroris lainnya dan dalam menempatkan Suriah di jalur penyelesaian politik dan diplomatik.
"Juga, Rusia secara aktif mempromosikan kembalinya pengungsi ke Suriah dan awal rekonstruksi pasca perang negara itu," ungkapnya, seperti dilansir Fars News pada Kamis (23/8).
Sebelumnya diwartakan, Bolton mengatakan Rusia "terjebak" di Suriah dan mencari orang lain untuk mendanai rekonstruksi pasca-perangnya. AS, lanjut Bolton, akan memanfaatkan situasi tersebut.
Washington, lanjut Bolton, menggunakan situasi yang ada dalam pembicaraan dengan Moskow, khususnya mengenai kehadiran pasukan Iran di Suriah. Karena menurutnya, Rusia sudah terjebak Suriah pada saat ini dan tengah mencari bantuan untuk keluar dari situasi yang ada.
"Saya tidak berpikir mereka ingin terjebak di sana. Saya pikir kegiatan diplomatik ingar-bingar mereka di Eropa menunjukkan bahwa mereka ingin menemukan orang lain. Misalnya, untuk menanggung biaya merekonstruksi Suriah, di mana mereka mungkin atau tidak mungkin berhasil dalam melakukannya," ucapnya.
(esn)