Rusia Tegaskan Akan Respon Sanksi Baru AS

Rabu, 22 Agustus 2018 - 10:50 WIB
Rusia Tegaskan Akan...
Rusia Tegaskan Akan Respon Sanksi Baru AS
A A A
MOSKOW - Rusia menyatakan sanksi baru yang diterapkan Amerika Serikat (AS) terhadap mereka adalah sesuatu yang ilegal dan tidak berdasar. Moskow menegaskan akan merespon sanksi tersebut.

"Sanksi baru yang diterapkan AS kepada Rusia atas dugaan peretasan dan pasokan produk minyak ilegal ke Korea Utara (Korut) tidak berdasar, dan akan ada respon dari Moskow," kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov seperti dilansir Reuters pada Rabu (22/8).

Seperti diketahui, saet-aset milik Rusia di AS senilai ratusan juta dolar telah dibekukan pemerintah Presiden Donald Trump. Pembekuan aset-aset Rusia di Amerika tersebut diumumkan Wakil Menteri Keuangan AS, Sigal Mandelker.

"Tindakan dari Departemen Keuangan AS memiliki konsekuensi signifikan bagi kepentingan keuangan individu dan bisnis yang terpengaruh, termasuk pemblokiran aset Rusia senilai ratusan juta dolar di Amerika Serikat," kata Mandelker.

Mandelker, yang bertanggung jawab atas sanksi oleh Departemen Keuangan AS, menambahkan bahwa "Rusia mencatat dampak ini". Menurut departemen itu, investasi langsung asing ke Rusia telah jatuh lima persen sejak 2013. Khusus investasi langsung dari AS ke Rusia turun 80 persen.

Administrasi Trump telah menyetujui 217 individu dan entitas terkait Rusia, termasuk perusahaan minyak Surgutneftegaz dan perusahaan listrik EuroSibEnergo, dijatuhi sanksi sejak Januari 2017. Target sanksi juga menyasar kepada kepala bank-bank besar milik negara. perusahaan energi, dan beberapa rekan terdekat Presiden Rusia Vladimir Putin.

"Karena perusahaan-perusahaan di seluruh dunia bekerja untuk menjauhkan diri dari orang-orang Rusia yang terkena sanksi, tindakan kami memaksakan tingkat tekanan keuangan yang belum pernah terjadi sebelumnya pada mereka yang mendukung agenda memfitnah Kremlin dan pada sektor-sektor kunci ekonomi Rusia," tukas Mandelker.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
51 menit yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
1 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
2 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
3 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
4 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
5 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved