Moskow-Pyongyang Bahas Kunjungan Kim Jong-un ke Rusia
Senin, 20 Agustus 2018 - 06:25 WIB
Moskow-Pyongyang Bahas Kunjungan Kim Jong-un ke Rusia
A
A
A
MOSKOW - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menyerahkan undangan kepada Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un untuk mengunjungi Rusia, kemungkinan pada Forum Ekonomi Timur (EEF). Kemudian pada bulan Juni, Presiden Rusia Vladimir Putin mengkonfirmasi undangan tersebut.
Menurut juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, Korut belum mengkonfirmasi kunjungan tersebut.
Dikatakan oleh ajudan presiden Rusia Yuri Ushakov bahwa Moskow dan Pyongyang akan mempertimbangkan berbagai opsi kunjungan pemimpin Korut, Kim Jong-un, ke Rusia.
Ushakov menekankan bahwa Moskow tidak mengharapkan kedua pemimpin Korut dan Korea Selatan (Korsel) untuk menghadiri EEF atas laporan media tentang pertemuan mereka yang dijadwalkan untuk waktu yang sama.
“Undangan (untuk Kim) terbuka. Sudah dikonfirmasi beberapa kali. Kami akan mempertimbangkan berbagai varian kunjungan dalam urutan kerja,” jelas Ushakov seperti dikutip dari Sputnik, Senin (20/8/2018).
EEF keempat rencananya akan diadakan pada 11-13 September di kota Vladivostok di Timur Jauh Rusia.
Kim Jong-un terpilih sebagai sekretaris jenderal Partai Pekerja Korut pada akhir September 2010, setelah ayahnya, Kim Jong-il, meninggal karena serangan jantung pada usia 69 tahun.
Dalam perjalanan sebuah ke luar negeri yang jarang terjadi, Kim Jong-un pernah mengunjungi Rusia pada Agustus 2011 dengan menggunakan kereta berlapis baja. Ia mengadakan pembicaraan dengan Presiden Rusia Dmitry Medvedev di republik Siberia timur Buryatia.
Menurut juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, Korut belum mengkonfirmasi kunjungan tersebut.
Dikatakan oleh ajudan presiden Rusia Yuri Ushakov bahwa Moskow dan Pyongyang akan mempertimbangkan berbagai opsi kunjungan pemimpin Korut, Kim Jong-un, ke Rusia.
Ushakov menekankan bahwa Moskow tidak mengharapkan kedua pemimpin Korut dan Korea Selatan (Korsel) untuk menghadiri EEF atas laporan media tentang pertemuan mereka yang dijadwalkan untuk waktu yang sama.
“Undangan (untuk Kim) terbuka. Sudah dikonfirmasi beberapa kali. Kami akan mempertimbangkan berbagai varian kunjungan dalam urutan kerja,” jelas Ushakov seperti dikutip dari Sputnik, Senin (20/8/2018).
EEF keempat rencananya akan diadakan pada 11-13 September di kota Vladivostok di Timur Jauh Rusia.
Kim Jong-un terpilih sebagai sekretaris jenderal Partai Pekerja Korut pada akhir September 2010, setelah ayahnya, Kim Jong-il, meninggal karena serangan jantung pada usia 69 tahun.
Dalam perjalanan sebuah ke luar negeri yang jarang terjadi, Kim Jong-un pernah mengunjungi Rusia pada Agustus 2011 dengan menggunakan kereta berlapis baja. Ia mengadakan pembicaraan dengan Presiden Rusia Dmitry Medvedev di republik Siberia timur Buryatia.
(ian)