Trump: Dana Bantuan Suriah Itu Konyol, Biarkan Saudi yang Membayarnya

Minggu, 19 Agustus 2018 - 23:54 WIB
Trump: Dana Bantuan...
Trump: Dana Bantuan Suriah Itu Konyol, Biarkan Saudi yang Membayarnya
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memuji penghentian dana untuk stabilisasi Suriah yang dilanda perang sebesar USD230 juta. Ia menyatakan, AS akan membelanjakan dana itu untuk militer dan sekutunya.

AS secara resmi mengakhiri dukungan untuk proyek stabilisasi di Suriah pada hari Jumat. Sebelumnya, dana itu telah dibekukan selama berbulan-bulan setelah Parlemen melarang penggunaan dana untuk wilayah yang dikendalikan pemerintah Suriah.Baca: AS Hentikan Dana Bantuan untuk Suriah
"AS telah mengakhiri dana stabilisasi Suriah sebesar USD230 juta setiap tahun yang konyol," cuit Trump di akun Twitternya.

"Arab Saudi dan negara-negara kaya lainnya di Timur Tengah akan mulai melakukan pembayaran bukannya AS," sambungnya.

"Saya akan membangun Amerika, militer kita, dan negara-negara yang membantu kita," tukasnya seperti dikutip dari Russia Today, Minggu (19/8/2018).

Trump telah lama berjanji akan menarik AS dai Suriah, tetapi sejauh ini hanya dana bantuan menjadi satu-satunya yang telah ditarik. Kehadiran militer AS dan dukungan untuk pejuang anti pemerintah tetap ada serta, menurut diplomat Brett McGurk, bersiap untuk fase terakhir ofensif terhadap ISIS.

Sekretaris Departemen Luar Negeri Heather Nauert sebelumnya mengatakan bahwa penghentian dana bantuan tidak mewakili pengurangan komitmen AS terhada tujuan strategisnya di Suriah.

Tujuan-tujuan tersebut adalah kekalahan ISIS dan penarikan pasukan yang disponsori Iran, pro-Assad. Tetapi gagasan bahwa Assad harus pergi telah disuarakan oleh para pejabat Washington sejak AS terlibat dalam perang sipil Suriah dan mengambil sisi mendukung pemberontak.

Sejumlah pihak melihat penghentian dana bantuan menjadi titik kekalahan dari Rusia dalam konflik proksi di Suriah. Senator Bob Menendez menuduh Trump menggelar karpet merah untuk Rusia dan Iran, yang akan menangkap kevakuman kehadiran dan bantuan AS untuk menggandakan dukungan mereka terhadap rezim Assad.
(ian)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Donald Trump: Suriah...
Donald Trump: Suriah Kacau, Biarkan Saja, AS Jangan Terlibat!
AS Kirim Kendaraan Lapis...
AS Kirim Kendaraan Lapis Baja ke Suriah
Berita Terkini
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
15 menit yang lalu
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
1 jam yang lalu
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
2 jam yang lalu
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
2 jam yang lalu
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
3 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
5 jam yang lalu
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved