Israel Sebut Tidak Ada Tindakan Kriminal dalam Perang Gaza

Kamis, 16 Agustus 2018 - 03:34 WIB
Israel Sebut Tidak Ada...
Israel Sebut Tidak Ada Tindakan Kriminal dalam Perang Gaza
A A A
TEL AVIV - Israel tidak akan melakukan penyelidikan kriminal dalam serangan mematikan di Rafah selama perang Gaza pada 2014 lalu. Demikian pernyataan militer Israel setelah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap peristiwa itu. Pernyataan ini pun menuai kecaman dari kelompok Hamas.

Israel meluncurkan serangannya setelah militan Hamas, yang muncul dari terowongan di Gaza, menyergap tiga tentara Israel, menewaskan dua orang dan satu lagi diculik.

Dalam serangan udara dan artileri mereka, pasukan Israel menewaskan 150 orang dalam hitungan jam ketika mereka mencoba untuk mengambil prajurit ketiga yang juga tewas.

"Penemuan ini jelas-jelas menunjukkan bahwa tindakan Angkatan Pertahanan Israel (IDF) bertujuan untuk menjalani tujuan militer yang jelas - untuk menghalangi penculikan Letnan Hadar Goldin dan menyerang organisasi-organisasi teror di daerah itu, dengan menargetkan sasaran militer dan operasi militer," kata badan peradilan, Jenderal Advokat Militer, dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Reuters, Kamis (16/8/2018).

"Goldin diyakini pada saat serangan itu masih hidup," katanya, menambahkan bahwa operasi telah dilakukan dengan upaya untuk mengurangi, sebanyak mungkin, membahayakan warga sipil.

"Penyelidikan tidak menemukan bukti yang menunjukkan bahwa IDF bermaksud untuk membalas dendam atas penculikan itu," demikian pernyataan itu.

Hamas sontak mengutuk keputusan tersebut.

"Keputusan ini menekankan ketidakadilan penyelidikan Israel dan perlunya komite penyelidikan internasional untuk menyelidiki kejahatan Israel di Rafah dan di semua Jalur Gaza dan tanah Palestina," kata pejabat Hamas Sami Abu Zuhri kepada Reuters.

Selain 150 orang yang tewas pada 1 Agustus 2014, petugas medis di Gaza mengatakan sekitar 200 orang terluka, mayoritas warga sipil. Itu adalah hari paling mematikan dari konflik tujuh minggu, di mana lebih dari 2.100 warga Palestina, sebagian besar warga sipil, tewas. Sementara 67 tentara dan enam warga sipil di Israel tewas.

Hamas masih belum mengembalikan jasad Goldin dan seorang tentara lainnya yang tewas dalam perang 2014. Israel juga menuntut pembebasan dua warga sipil yang nasibnya tidak diketahui dan dikatakan ditahan oleh Hamas di Jalur Gaza.
(ian)
Berita Terkait
Israel Bebaskan Tokoh...
Israel Bebaskan Tokoh Pemimpin Hamas Hassan Yousef
Panglima Militer Hamas:...
Panglima Militer Hamas: Jika Anda Punya Senjata, Keluarkan!
Pejuang Hamas Berhasil...
Pejuang Hamas Berhasil Tangkap Tentara Israel
Hamas Akan Bebaskan...
Hamas Akan Bebaskan 3 Sandera Israel, Ditukar dengan 183 Tahanan Palestina
7 Warga Israel Luka...
7 Warga Israel Luka Ditabrak Mobil dan Ditikam, Hamas: Serangan Heroik!
4 Alasan Hamas Sepakat...
4 Alasan Hamas Sepakat dengan Proposal Perdamaian Trump
Berita Terkini
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
3 jam yang lalu
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
4 jam yang lalu
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
5 jam yang lalu
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
6 jam yang lalu
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
7 jam yang lalu
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
8 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved