Motret Model Telanjang Pria di Kampus, Wanita Korsel Dipenjara

Selasa, 14 Agustus 2018 - 11:32 WIB
Motret Model Telanjang...
Motret Model Telanjang Pria di Kampus, Wanita Korsel Dipenjara
A A A
SEOUL - Pengadilan Korea Selatan (Korsel) menjatuhkan hukuman penjara sepuluh bulan karena diam-diam memotret model telanjang pria di kelas melukis di sebuah universitas di Seoul. Model yang diambil gambarnya secara diam-diam adalah rekan terdakwa.

Kasus ini jadi sorotan karena dianggap langka. Di negara tersebut, pada umumnya para pria yang mengambil gambar asusila perempuan secara rahasia.

Korea Selatan dengan teknologi tinggi telah berjuang melawan epidemi yang berkembang dari apa yang disebut sebagai "molka" atau video spycam. Kasus seperti ini sebagian besar melibatkan pria yang secara diam-diam merekam para wanita di sekolah, kantor, kereta api, toilet, ruang ganti pakaian dan di jalan.

Kejahatan spycam yang dilaporkan ke polisi melonjak dari sekitar 1.100 kasus pada tahun 2010 menjadi lebih dari 6.500 kasus pada tahun lalu. Banyak pelaku berbagi atau menjual foto dan video secara online.

Menurut statistik resmi, sekitar 98 persen pelanggar adalah laki-laki, mulai dari guru sekolah, profesor perguruan tinggi hingga pendeta gereja dan polisi. Sedangkan lebih dari 80 persen korban adalah perempuan.

Namun dalam kasus terakhir, wanita berusia 20-an tahun yang juga model telanjang dijatuhi hukuman 10 bulan penjara karena mengambil gambar rekan prianya di kelas menggambar di Universitas Hongik, Seoul. Terdakwa membagikan materi asusila itu di internet pada bulan Mei.

Sang model pria dilaporkan tertekan setelah orang-orang membuat komentar yang meremehkan tubuhnya secara online.

Wanita yang merekam rekannya itu ditangkap beberapa hari kemudian dan ditampilkan di depan kamera televisi ketika polisi menggerebek rumahnya untuk mencari bukti. Para aktivis menilai respons polisi cepat dan agresif dalam kasus ini.

"Seluruh tanggapan polisi terhadap kasus langka ini, di mana seorang korban adalah laki-laki, benar-benar belum pernah terjadi sebelumnya," kata Seo Seung-hui, kepala kelompok sipil Kekerasan Seksual Siber ​​Korea, seperti dikutip AFP, Selasa (14/8/2018).

"Kami jarang melihat mereka bertindak begitu cepat untuk kasus yang tak terhitung jumlahnya di mana korban adalah perempuan," katanya.
(mas)
Berita Terkait
Bungkam Korea Selatan...
Bungkam Korea Selatan 2-0, Yordania Melenggang ke Final Piala Asia 2023
Nuansa Khas Korea Selatan...
Nuansa Khas Korea Selatan di Pusat Perbelanjaan
Atlet Olimpiade Korea...
Atlet Olimpiade Korea Selatan Ikuti Kamp Militer di Pohang
Menikmati Konser Virtual...
Menikmati Konser Virtual On The K:O dan Fan Signing, Seru!
10 Mahasiswa Indonesia...
10 Mahasiswa Indonesia Lolos Program Magang di Korea Selatan
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Berita Terkini
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
29 menit yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
1 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
2 jam yang lalu
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
3 jam yang lalu
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
3 jam yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
3 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved