Eks Staf Gedung Putih: Trump Kunyah dan Telan Dokumen Rahasia
Minggu, 12 Agustus 2018 - 02:22 WIB
Eks Staf Gedung Putih: Trump Kunyah dan Telan Dokumen Rahasia
A
A
A
WASHINGTON - Omarosa Manigault Newman, seorang mantan staf Gedung Putih membuat klaim mengejutkan tentang perilaku Presiden Donald Trump. Dia mengklaim melihat sang presiden mengunyah dan menelan dokumen rahasia usai bertemu pengacaranya, Michael Cohen.
Klaim Omarosa itu ditulis dalam buku terbarunya berjudul "Unhinged" yang akan dirilis resmi pada 14 Agustus 2018.
Menurut Omarosa dalam bukunya yang dikutip The Washington Post, semalam (11/8/2018), pada 2017 dia melihat Presiden Trump mendorong dokumen rahasia ke mulutnya usai bertemu dengan Cohen.
"Saya melihat dia menaruh sebuah catatan di mulutnya," tulis Omarosa dalam bukunya.
"Karena Trump menjadi germaphobe, saya terkejut dia tampak mengunyah dan menelan kertas. Pasti itu sesuatu yang sangat, sangat sensitif," lanjut mantan karyawan Gedung Putih tersebut. Germaphobe adalah istilah tentang orang yang takut berlebihan terhadap kuman.
Menurut The Washington Post, pihak Gedung Putih tidak mengonfirmasi informasi tersebut. Menurut media Amerika itu, beberapa karyawan Gedung Putih justru menertawakan pernyataan Omarosa dan menyatakan bahwa klaim itu tidak benar.
Pengacara pribadi Presiden Donald Trump, Michael Cohen, yang saat ini sedang diselidiki atas dugaan penipuan pajak federal, telah menjauhkan dirinya dari Trump terkait skandal pembayaran uang "tutup mulut" untuk bintang film dewasa Stormy Daniels.
Bintang film panas AS itu dilaporkan berselingkuh dengan Trump sebelum dia menjadi presiden AS. Uang yang dibayarkan oleh Cohen merupakan uang pembungkam Daniels.Namun, Trump membantah memiliki hubungan dengan Daniels dan semua tuduhan bahwa dia terkait dengan ancaman yang pernah diterima bintang film tersebut.
Omarosa Manigualt Newman mengundurkan diri dari posisinya di pemerintahan Trump sebagai direktur komunikasi untuk Kantor Penghubung Publik Gedung Putih pada Januari 2018.
Klaim Omarosa itu ditulis dalam buku terbarunya berjudul "Unhinged" yang akan dirilis resmi pada 14 Agustus 2018.
Menurut Omarosa dalam bukunya yang dikutip The Washington Post, semalam (11/8/2018), pada 2017 dia melihat Presiden Trump mendorong dokumen rahasia ke mulutnya usai bertemu dengan Cohen.
"Saya melihat dia menaruh sebuah catatan di mulutnya," tulis Omarosa dalam bukunya.
"Karena Trump menjadi germaphobe, saya terkejut dia tampak mengunyah dan menelan kertas. Pasti itu sesuatu yang sangat, sangat sensitif," lanjut mantan karyawan Gedung Putih tersebut. Germaphobe adalah istilah tentang orang yang takut berlebihan terhadap kuman.
Menurut The Washington Post, pihak Gedung Putih tidak mengonfirmasi informasi tersebut. Menurut media Amerika itu, beberapa karyawan Gedung Putih justru menertawakan pernyataan Omarosa dan menyatakan bahwa klaim itu tidak benar.
Pengacara pribadi Presiden Donald Trump, Michael Cohen, yang saat ini sedang diselidiki atas dugaan penipuan pajak federal, telah menjauhkan dirinya dari Trump terkait skandal pembayaran uang "tutup mulut" untuk bintang film dewasa Stormy Daniels.
Bintang film panas AS itu dilaporkan berselingkuh dengan Trump sebelum dia menjadi presiden AS. Uang yang dibayarkan oleh Cohen merupakan uang pembungkam Daniels.Namun, Trump membantah memiliki hubungan dengan Daniels dan semua tuduhan bahwa dia terkait dengan ancaman yang pernah diterima bintang film tersebut.
Omarosa Manigualt Newman mengundurkan diri dari posisinya di pemerintahan Trump sebagai direktur komunikasi untuk Kantor Penghubung Publik Gedung Putih pada Januari 2018.
(mas)