Houthi Dukung Penyelidikan Serangan Udara Saudi Cs

Jum'at, 10 Agustus 2018 - 16:24 WIB
Houthi Dukung Penyelidikan...
Houthi Dukung Penyelidikan Serangan Udara Saudi Cs
A A A
SANAA - Kelompok pemberontak Yaman, Houthi, menyambut baik seruan PBB untuk melakukan penyelidikan independen atas serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi. Serangan yang menghantam bus sekolah itu menewaskan puluhan anak-anak.

"Kami menyambut panggilan sekretaris jenderal (Perserikatan Bangsa-Bangsa) dan kami siap untuk bekerja sama," ujar pimpinan komite revolusioner Houthi, Mohammed Ali al-Houthi, dalam sebuah tweet seperti dikutip dari Reuters, Jumat (10/8/2018).

Seorang pejabat kesehatan Yaman dan Komite Internasional Palang Merah (ICRC) mengatakan bahwa serangan udara telah menghantam bus yang membawa anak-anak saat melaju melalui pasar di provinsi Saada utara.

"Sekjen PBB Antonio Guterres mengutuk serangan udara itu dan menyerukan "penyelidikan independen dan cepat," kata juru bicaranya.

Henrietta Fore, direktur eksekutif Badan Anak-anak PBB UNICEF, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa serangan mengerikan atas bus tersebut menandai titik rendah dalam perang brutal di Yaman.

"Pertanyaannya sekarang adalah apakah itu juga akan menjadi titik balik - saat yang akhirnya harus mendorong pihak yang bertikai, Dewan Keamanan PBB dan komunitas internasional untuk melakukan apa yang benar untuk anak-anak dan mengakhiri konflik ini," tambahnya.

Aliansi yang didukung Barat untuk memerangi Houthi yang dekat dengan Iran mengatakan serangan udara itu menargetkan peluncur rudal yang digunakan untuk menyerang kota selatan Jizan di selatan. Serangan itu menewaskan seorang warga sipil Yaman.

Koalisi Arab menuduh Houthi menggunakan anak-anak sebagai perisai manusia. Koalisi Arab juga mengatakan serangan dilakukan sesuai dengan hukum humaniter internasional.

Yaman terletak di salah satu rute perdagangan terpenting di dunia untuk kapal tanker minyak, Selat Bab al-Mandeb. Koalisi pimpinan Saudi telah memerangi kelompok Houthi yang merupakan sekutu Iran dalam perang tiga tahun.

Perang Yaman telah menewaskan lebih dari 10.000 orang, pengungsi lebih dari 2 juta dan mendorong negara itu ke ambang kelaparan, menurut PBB.
(ian)
Berita Terkait
Pemberontak Houthi Buka...
Pemberontak Houthi Buka Kembali Penerbangan PBB ke Sanaa
PBB Coret Arab Saudi...
PBB Coret Arab Saudi Cs dari Daftar Hitam Pembunuh Anak-anak Yaman
Sekjen PBB Sambut Insiatif...
Sekjen PBB Sambut Insiatif Saudi Soal Perdamaian Yaman
Iran Beri Tawaran pada...
Iran Beri Tawaran pada PBB, Siap Bantu Akhiri Perang Yaman
Yaman Umumkan Pembentukan...
Yaman Umumkan Pembentukan Pemerintahan Baru
Arab Saudi Ancam STC...
Arab Saudi Ancam STC yang Ingin Menguasai Hadramaut
Berita Terkini
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
33 menit yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
1 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
4 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
7 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
8 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
9 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved