Banjir Bandang Sapu Bumi Perkemahan Prancis, 1.600 Dievakuasi

Jum'at, 10 Agustus 2018 - 15:23 WIB
Banjir Bandang Sapu...
Banjir Bandang Sapu Bumi Perkemahan Prancis, 1.600 Dievakuasi
A A A
PARIS - Hujan lebat memicu terjadinya banjir bandang di wilayah Prancis selatan yang populer dengan bumi perkemahaannya. Sebanyak 1.600 orang, mayoritas anak-anak, dievakuasi dari wilayah tersebut.

Meski begitu, seorang pria asal Jerman yang membantu mengawasi anak-anak di kamp musim panas Saint Julien de Peyrolas di Gard dikhawatirkan telah tersapu oleh banjir bersama dengan vannya.

Hampir 120 anak dievakuasi dari lokasi karena tim darurat membantu sekitar 750 orang ke tempat yang aman di wilayah Gard.

Rachel Buchanan, dari Oxford, diselimuti rasa takut saat bergerak melalui banjir yang menghantam sebuah situs di dekat sungai di wilayah tetangga Ardeche.

"Tingkat dan kecepatan sungai hari ini luar biasa - kami terbangun dengan ketinggian air sekitar satu kaki," katanya seperti dikutip Telegraph dari BBC, Jumat (10/8/2018).

"Mengemudikan van karavan kami sangat menakutkan karena jalan di tepi sungai benar-benar di bawah air dan air terjun muncul entah dari mana, menabrak jurang," tuturnya.

Layanan cuaca Prancis telah mengeluarkan peringatan oranye dan kuning untuk wilayah tenggara negara itu yang bertahan sampai jam 4 sore pada hari Jumat.

Meteorolog Kantor Meteorologi Inggris, Marco Petagna, mengatakan hampir 3% hujan turun di wilayah itu dalam 24 jam terakhir.

"Wilayah ini terletak di wilayah cuaca panas yang telah mempengaruhi banyak Eropa baru-baru ini, meskipun ada front dingin yang bergerak ke selatan," terangnya.

"Di mana Anda mendapatkan udara dingin mencoba masuk, di perbatasan udara panas naik cukup cepat dan menciptakan awan hujan ini," jelasnya.

"Masih ada badai di sekitar, meskipun mereka mulai sedikit mereda," tukasnya.

Ia mengatakan bagian-bagian dari Mediterania masih bisa melihat cuaca basah, dengan pulau-pulau Balearic dan Sardinia menghadapi risiko hujan lebat.

Banjir adalah keadaan darurat terkait cuaca terbaru yang menghantam benua Eropa musim panas ini setelah berminggu-minggu cuaca panas, termasuk kebakaran hutan yang tragis di Yunani yang menewaskan 93 orang.
(ian)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
1 jam yang lalu
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
2 jam yang lalu
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
3 jam yang lalu
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
5 jam yang lalu
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
9 jam yang lalu
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
9 jam yang lalu
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved