Jatuhkan Sanksi Baru pada Iran, Suriah Sebut AS Arogan

Rabu, 08 Agustus 2018 - 16:39 WIB
Jatuhkan Sanksi Baru...
Jatuhkan Sanksi Baru pada Iran, Suriah Sebut AS Arogan
A A A
DAMASKUS - Kementerian Luar Negeri Suriah mengecam keputusan Amerika Serikat (AS) yang menjatuhkan sanksi baru kepada Iran. Damaskus menyebut AS sebagai negara yang arogan, yang terus berusaha memaksakan kehendaknya kepada negara lain.

"Sanksi itu adalah tindakan sepihak dan tidak sah, yang muncul untuk mengkonfirmasi kecenderungan hegemoni dan arogansi kebijakan pemerintah AS setelah kehilangan kredibilitas saat menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran," kata Kementerian Luar Negeri Suriah, seperti dilansir Xinhua pada Rabu (8/8).

Kemlu Suriah kemudian mengatakanyakin bahwa Teheran akan sanggup menghadapi pengaruh negatif dari sanksi terbaru AS tersebut. Sebelumnya, kecaman serupa juga disampaikan oleh Rusia. Moskow dengan tegas mengutuk sanksi sepihak yang melangkahi keputusan Dewan Keamanan (DK) PBB dan mempengaruhi kepentingan negara-negara ketiga.

Sementara itu, Komisi Eropa mengatakan bahwa UE akan memblokir sanksi AS terhadap Iran itu. Ini dilakukan untuk melindungi kepentingan perusahaan-perusahaan UE yang melakukan bisnis dengan Iran.

Amandemen terhadap Statuta Pemblokiran disetujui pada 16 Juli oleh Menteri Luar Negeri anggota UE. Undang-undang yang diperbarui itu diharapkan bisa membatalkan keputusan hukum dan tindakan administratif Washington dalam kerangka sanksi anti-Iran di wilayah Eropa. Oleh karena itu, undang-undang tersebut melarang perusahaan-perusahaan yang berbasis di UE untuk mematuhi sanksi AS.

Hal serupa juga dilakukan oleh Irak. Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi, mengatakan enggan mematuhi sanksi baru dari AS terhadap negara tetangganya itu . Menurutnya, sanksi yang dijatuhi oleh AS adalah sebuah kesalahan strastegis.
(esn)
Berita Terkait
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Gempuran Serangan Udara...
Gempuran Serangan Udara di Idlib, 21 Warga Tewas
Pemberontak Kuasai Aleppo,...
Pemberontak Kuasai Aleppo, Pasukan Bashar al-Assad Mundur
Presiden Iran Minta...
Presiden Iran Minta Negara-negara Islam Bantu Suriah Hadapi Pemberontak
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
2 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
6 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
7 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
8 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
9 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
10 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved