Indonesia Harapkan Langkah Konkrit Denuklirisasi Semenanjung Korea

Sabtu, 04 Agustus 2018 - 22:31 WIB
Indonesia Harapkan Langkah...
Indonesia Harapkan Langkah Konkrit Denuklirisasi Semenanjung Korea
A A A
JAKARTA - Korea Utara (Korut) menjadi salah satu hal yang menjadi pembahasan dalam pertemuan antar Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo.

Berbicara pasca bertemu Pompeo di Gedung Pancasila, Jakarta Pusat, Retno menyatakan bahwa dalam pertemuan itu dia menyampaikan harapan adanya impelementasi nyata dari hasil pertemuan antara Presiden AS, Donald Trump dan pemimpin Korut, Kim Jong-un, untuk terciptanya Semenanjung Korea yang bebas senjata nuklir.

"Saya menyambut baik pendekatan AS dengan Korut, kita mengharapkan agar langkah baik ini dapat segera ditindaklanjuti dengan langkah kongkrit untuk menjadikan Semenanjung Korea sebuah kawasan yang bebas nuklir," kata Retno pada Sabtu (4/8/2018).

Retno kemudian menyatakan, isu Korut telah menjadi pembahasan dalam setiap pertemuan ASEAN yang berlangsung di Singapura. Dia kemudian menyebut, hal yang sama turut dibahas dalam pertemuan tadi.

"Topik Semenanjung Korea muncul hampir di seluruh pertemuan ASEAN, ada beberapa elemen yang muncul, pertama tentunya adalah elemen sambutan baik dari semua pihak yang ikut pertemuan mengenai langkah positif, langkah positif ada dua yaitu pertemuan inter-Korea dan juga pertemuan antara Presiden Trump dan pemimpin Kim Jong-un di Singapura," ungkap Retno.

"Kemudian diharapkan oleh negara-negara yang hadir tadi adalah bahwa apa yang sudah baik dibahas dalam konteks hubungan antara dua Korea maupun dalam konteks Korut dengan AS diharapkan dapat segera ditindaklanjuti karena sekali lagi tujuan akhirnya adalah denuklirisasi Semenanjung Korea. Jadi itu situasi suasana batin selama pertemuan di ASEAN dan juga kemudian kita ulangi lagi dalam pertemuan tadi," tukasnya.

Selain membahas mengenai Korut, Retno dan Pompeo juga membahas mengenai perkembangan hubungan bilateral kedua negara, yang tahun depan akan menginjak usia 60 tahun dan juga mengenai konsep Indo-Pasifik Indonesia.
(ian)
Berita Terkait
Donald Trump Angkat...
Donald Trump Angkat Bicara Soal Kondisi Kim Jong-un
Pompeo Tampik Kemungkinan...
Pompeo Tampik Kemungkinan Pertemuan Trump-Kim Jong-un
Trump Buka Kemungkinan...
Trump Buka Kemungkinan Kembali Bertemu dengan Kim Jong-un
Trump Sebut Kim Jong-un...
Trump Sebut Kim Jong-un Mengaku Telah Bunuh Pamannya
Soal Pertemuan dengan...
Soal Pertemuan dengan Trump, Ini Kata Adik Kim Jong-un
Trump Bantah Laporan...
Trump Bantah Laporan yang Menyebut Kim Jong Un Sakit Parah
Berita Terkini
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
24 menit yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
1 jam yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
1 jam yang lalu
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
2 jam yang lalu
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
4 jam yang lalu
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
4 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved