Pompeo Peringatkan Turki: Pastor AS yang Ditahan Harus Pulang!

Jum'at, 03 Agustus 2018 - 22:51 WIB
Pompeo Peringatkan Turki:...
Pompeo Peringatkan Turki: Pastor AS yang Ditahan Harus Pulang!
A A A
SINGAPURA - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, menekan Turki untuk membebaskan pastor Amerika yang ditahan, Andrew Brunson. Ia memperingatkan bahwa masalah itu sangat serius.

Gedung Putih pekan ini menampar hakim dan menteri dalam negeri Turki dengan sanksi atas kasus tersebut. Hal ini semakin memperkeruh hubungan antara sekutu NATO.

Ilmuwan NASA Serkan Golge, seorang warga negara keturunan AS-Turki yang dihukum karena tuduhan terorisme yang dikatakan Departemen Luar Negeri AS "tanpa bukti yang kredibel," juga dipenjarakan di negara itu.

Pompeo bertemu dengan Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu di sela-sela konferensi keamanan Asia Tenggara di Singapura.

"Brunson harus pulang, seperti juga semua orang Amerika yang ditahan oleh pemerintah Turki," kata Pompeo kepada wartawan sebelum pertemuan.

"Ini cukup lugas. Pastor Brunson adalah pastor yang tidak bersalah dan mereka harus membiarkannya kembali ke Amerika Serikat," imbuhnya.

"Kami akan bekerja untuk melihat apakah kami dapat menemukan jalan ke depan; saya berharap kami bisa," tukasnya seperti dikutip dari NBC, Jumat (3/8/2018).

Brunson (50) ditangkap pada tahun 2016 dengan tuduhan melakukan kejahatan atas nama kelompok teror tanpa menjadi anggota dan spionase.

Ia baru-baru ini dibebaskan dari penjara dan menjalani tahanan rumah. Namun ia terancam hukuman penjara hingga 35 tahun jika dinyatakan bersalah dalam sidang yang sedang berlangsung.

Pastor evangelis yang berasal dari Black Mountain, North Carolina, itu telah tinggal di Turki barat selama 23 tahun.

"Orang-orang Turki memperhatikan bahwa jam telah berjalan dan sudah waktunya Pastor Brunson dikembalikan dan saya berharap mereka akan melihat ini apa adanya, demonstrasi bahwa kami sangat serius," tegas Pompeo.

"Kami menganggap ini salah satu dari banyak masalah yang kami miliki dengan Turki," sambungnya.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Heather Nauert mengatakan Pompeo dan Cavusoglu memiliki percakapan konstruktif dan setuju untuk terus mencoba menyelesaikan masalah antara kedua negara.

Berbicara kepada wartawan Turki setelah pertemuan, Cavusoglu juga menggambarkan diskusi dengan Pompeo konstruktif, tetapi menambahkan: "Tidak ada yang bisa dicapai melalui ancaman bahasa dan sanksi."
(ian)
Berita Terkait
Amerika Serikat Dipecundangi...
Amerika Serikat Dipecundangi Turki 2-3
Erdogan: Sanksi Amerika...
Erdogan: Sanksi Amerika Serikat Tidak Menghormati Turki
Erdogan: Turki Kirim...
Erdogan: Turki Kirim Peralatan Medis ke Amerika Serikat
9 Negara Sekutu Utama...
9 Negara Sekutu Utama Amerika Serikat di Timur Tengah
Erdogan: Gaza adalah...
Erdogan: Gaza adalah Tanah Palestina, Amerika Serikat Harus Menerimanya
Lawan COVID-19, Turki...
Lawan COVID-19, Turki Kirim Bantuan Peralatan Medis ke ASĀ 
Berita Terkini
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
56 menit yang lalu
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
1 jam yang lalu
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
2 jam yang lalu
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
3 jam yang lalu
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
4 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
6 jam yang lalu
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved