India Bisa Bebas Sanksi AS Meski Beli S-400 Rusia

Kamis, 26 Juli 2018 - 02:52 WIB
India Bisa Bebas Sanksi...
India Bisa Bebas Sanksi AS Meski Beli S-400 Rusia
A A A
WASHINGTON - Sebuah komite Kongres Amerika Serikat (AS) mengusulkan keringanan untuk beberapa negara, termasuk India, dari sanksi karena berbisnis dengan industri pertahanan Rusia. New Delhi sedang membuat kesepakatan dengan Moskow untuk pembelian sistem rudal pertahanan S-400 Rusia.

Senat dan Komite Angkatan Bersenjata House of Representatives atau Kongres dalam laporan konferensi bersama untuk Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional (NDAA) 2019 memberikan pengabaian untuk pasal 231 dari undang-undang bernama Countering America's Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA).

India berencana untuk membeli lima unit sistem rudal pertahanan udara S-400 Rusia senilai sekitar USD4,5 miliar.

Usulan Komite Angkatan Bersenjata Kongres itu muncul setelah beberapa hari sebelumnya Menteri Pertahanan AS James Mattis meminta Kongres untuk memberikan otoritas pengecualian dari CAATSA.

"Melakukan hal itu memungkinkan negara-negara untuk membangun hubungan keamanan yang lebih dekat dengan AS karena mereka terus bertransisi dari ketergantungan pada peralatan militer Rusia," kata Mattis.

"Pertanyaan mendasar yang harus kita tanyakan kepada diri sendiri adalah apakah kita ingin memperkuat mitra kita di daerah-daerah utama atau meninggalkan mereka tanpa pilihan lain selain beralih ke Rusia, dengan demikian merusak peluang satu kali dalam satu generasi untuk lebih menyelaraskan negara dengan Visi AS untuk keamanan dan stabilitas global," ujar Mattis.

Pentagon, Departemen Luar Negeri, dan Kedutaan Besar India di AS belum berkomentar tentang perkembangan terbaru dari CAATSA.

Kelompok advokasi bisnis Amerika terkemuka yang berpusat di India menyambut langkah Kongres. "Bahasa (dari laporan) akan mewakili ukiran khusus untuk India pada masalah politik yang rumit," kata Mukesh Aghi, presiden Forum Strategis dan Kemitraan AS-India (USISPF).

"Jika disahkan, bahasa yang diajukan oleh komite konferensi NDAA menunjukkan komitmen bipartisan Kongres AS terhadap hubungan AS-India," kata Aghi.

"Pengecualian memberikan fleksibilitas bagi mitra strategis dan sekutu untuk menjauh dari penggunaan peralatan militer Rusia ke peralatan Amerika, sementara itu memastikan bahwa pertahanan dan keamanan AS tetap dilindungi," imbuh dia, dikutip Zee News, Kamis (26/7/2018).
(mas)
Berita Terkait
Alasan BRICS Ditakuti...
Alasan BRICS Ditakuti Amerika Serikat dan Sekutunya
S-400 Rusia telah Dikirim...
S-400 Rusia telah Dikirim ke India, Amerika Serikat Marah-marah
Negara Pendiri BRICS...
Negara Pendiri BRICS yang Mulai Ragu Tinggalkan Dolar AS, Salah Satunya Musuh Amerika Serikat
Menteri Digital ASEAN...
Menteri Digital ASEAN Sepakati Kerangka Kerja Sama dengan Tiga Mitra
New Delhi kepada Washington:...
New Delhi kepada Washington: India Bukan Negara yang Dapat Ditekan
AS pada India: Sanksi...
AS pada India: Sanksi Bukan untuk Menghancurkan, Tapi Pilihan di Tangan Anda
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
1 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
2 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
3 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
4 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
5 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
6 jam yang lalu
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved