PLO: Israel Ingin Ganti Solusi Dua Negara dengan Negara Apartheid

Selasa, 24 Juli 2018 - 14:59 WIB
PLO: Israel Ingin Ganti...
PLO: Israel Ingin Ganti Solusi Dua Negara dengan Negara Apartheid
A A A
RAMALLAH - Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) mengatakan bahwa undang-undang negara Israel yang baru disetujui melanggar semua dasar perdamaian di Timur Tengah.

"Undang-undang itu bertujuan menghancurkan solusi dua negara dan menggantinya dengan rezim apartheid," kata Sekretaris Jenderal PLO, Saeb Erekat, di kantornya di Ramallah.

"Adopsi narasi Zionis Yahudi tanpa mempertimbangkan narasi Arab Palestina mengubah konflik dari politik menjadi agama," imbuhnya seperti dikutip dari Xinhua, Selasa (24/7/2018).

Menurut undang-undang baru Israel, orang-orang Palestina di wilayah Palestina yang diduduki Israel, termasuk Yerusalem Timur, tidak memiliki hak untuk menentukan nasib sendiri.

Pejabat tinggi PLO juga menuduh pemerintah Amerika Serikat (AS) membantu dan bersekongkol dengan hukum Israel.

"AS adalah kaki tangan penuh dalam undang-undang ini, yang merupakan alat dari Kesepakatan Abad Ini", katanya, menyebutnya sebagai undang-undang rasis dan politik buta.

Erekat juga mengungkapkan bahwa perwakilan Palestina di PBB, Riad Mansour, telah mengadakan pertemuan dengan departemen hukum Majelis Umum PBB terkait keanggotaan Israel setelah menyetuju undang-undang tersebut.

"Pendudukan Israel, kejahatan perang dan pembersihan etnis terhadap orang-orang Palestina di wilayah Palestina akan berakhir dan akhirnya gagal," ia memperingatkan.

Sebelumnya, Parlemen Israel menyetujui Undang-undang Dasar Negara-Bangsa Yahudi yang kontroversial. Undang-undang itu secara konstitusional mengabadikan identitas Israel sebagai negara-bangsa dari orang-orang Yahudi, dengan dukungan 62 berbanding 55 suara pekan lalu.
(ian)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
60 Warga Palestina yang...
60 Warga Palestina yang Ditahan Israel Mengaku Disiksa
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin...
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel, Singgung Pemecatan
Gempuran Udara Israel...
Gempuran Udara Israel Tewaskan Ribuan Unggas di Jalur Gaza
3 Senjata Israel yang...
3 Senjata Israel yang Dipakai Membunuh Rakyat Palestina
Berita Terkini
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
17 menit yang lalu
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
25 menit yang lalu
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
57 menit yang lalu
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
3 jam yang lalu
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
4 jam yang lalu
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved