PM Turnbull: Paus Harus Pecat Uskup Australia yang Tutupi Skandal Seks

Kamis, 19 Juli 2018 - 16:24 WIB
PM Turnbull: Paus Harus...
PM Turnbull: Paus Harus Pecat Uskup Australia yang Tutupi Skandal Seks
A A A
SYDNEY - Perdana Menteri Malcolm Turnbull pada Kamis (19/7/2018), mendesak pemimpin Vatikan Paus Fransiskus untuk memecat seorang Uskup Agung Australia yang menutup-nutupi skandal seks anak. Uskup itu telah dihukum pengadilan Australia.

Uskup Agung Philip Wilson, 67, pada bulan Mei dihukum karena tidak mengungkapkan kepada polisi perihal kasus pelecehan seks anak oleh para pastor.

Wilson dijatuhi hukuman tahanan satu tahun. Dia hanya bersedia mengundurkan diri sebagai uskup agung Adelaide jika dia gagal dalam upaya banding.

Turnbull, yang sebelumnya meminta Wilson untuk mengundurkan diri, terus gencar mengkritik uskup agung itu.

"Dia seharusnya mengundurkan diri dan sudah tiba waktunya bagi Paus untuk memecatnya," kata Turnbull kepada wartawan di Sydney.

"Saya pikir waktunya telah tiba sekarang untuk otoritas tertinggi di gereja agar mengambil tindakan dan memecatnya," katanya lagi, dikutip Reuters.

Keuskupan Agung Adelaide belum menanggapi permintaan wartawan untuk berkomentar.

Pengacara untuk Wilson, yang mempertahankan sikap ketidakbersalahan kliennya, menyatakan bahwa dia tidak tahu bahwa pastor James Fletcher telah melakukan pelecehan seks anak sepanjang tahun 1970-an.

Namun, dalam sidang pengadilan terungkap bahwa dua korban sudah memberi tahu Wilson tentang pelecehan seks pada tahun 1976.

Fletcher dinyatakan bersalah pada 2004 dari sembilan kasus pelecehan seksual anak. Dia meninggal di penjara pada 2006 setelah terserang stroke.

Hukuman tahanan bagi Wilson belum jelas. Dia bebas dengan jaminan.

Wilson, yang pada awal tahun ini didiagnosis menderita penyakit Alzheimer dini, akan dibawa kembali ke pengadilan pada 11 Agustus mendatang untuk memutuskan apakah dia akan dipenjara atau diizinkan menjalani hukumannya sebagai tahanan rumah.

Kasus skandal seks anak yang ditutup-tutupi petinggi gereja tak hanya terjadi di Australia. Di Chile, 34 uskup pada bulan Mei mengajukan pengunduran diri setelah dituduh menutup-nutupi kasus pelecehan seksual.
(mas)
Berita Terkait
Cara Kreatif Demonstran...
Cara Kreatif Demonstran Chili Lanjutkan Aksi di Saat Pandemi
Ratusan Mahasiswa di...
Ratusan Mahasiswa di Santiago Chili Demo Tuntut Fasilitas Pendidikan Lebih Baik
Ratusan Warga Chili...
Ratusan Warga Chili Peringati 49 Tahun Kudeta Tahun 1973
Awan Ungu Misterius...
Awan Ungu Misterius Muncul di Langit Bikin Geger Warga Kota Chili
RI-Chili Teken MoU Perdagangan,...
RI-Chili Teken MoU Perdagangan, Peluang Pasar Ekspor Jasa Kian Terbuka
Kebakaran Hutan Kepung...
Kebakaran Hutan Kepung Chili, 22 Tewas
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
4 jam yang lalu
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
5 jam yang lalu
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
7 jam yang lalu
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
8 jam yang lalu
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
9 jam yang lalu
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
10 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved