Video Senjata Putin yang Bisa Serang AS Bikin Trump Marah

Senin, 16 Juli 2018 - 09:36 WIB
Video Senjata Putin...
Video Senjata Putin yang Bisa Serang AS Bikin Trump Marah
A A A
WASHINGTON - Presiden Rusia Vladimir Putin pernah merilis video tentang persenjataan masa depan negaranya yang diklaim mampu menyerang Florida. Video itu ternyata membuat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump marah.

Mengutip laporan Axios, Trump tidak meluapkan kemarahannya secara terbuka terhadap video itu itu. "Dia mengecam Presiden Rusia dalam sebuah panggilan telepon," kata laporan tersebut mengutip sumber-sumber pemerintah AS yang mengetahui percakapan telepon tersebut.

Panggilan telepon itu dilakukan Trump beberapa minggu setelah Putin menunjukkan video itu dalam pidato kenegaraannya di hadapan parlemen Rusia Maret lalu atau sebelum dia terpilih lagi sebagai presiden melalui pemilu.

Sumber lain mengatakan kepada CNN bahwa panggilan telepon dilakukan Trump pada 20 Maret setelah Putin terpilih kembali sebagai presiden Rusia. Trump, dalam percakapan telepon itu nekat mengucapkan selamat kepada Putin, meski ada protokol yang menginstruksikan agar dirinya tidak memberikan ucapan selamat.

Trump mengatakan kepada Putin bahwa dia telah berbicara dengan Perdana Menteri Inggris Theresa May dan Kanselir Jerman Angela Merkel."Dan mereka setuju dengan saya tentang sifat 'keterlaluan' dari video tersebut," ujar salah satu sumber pemerintah AS menirukan ucapan Trump, kepada Axios.

Masih menurut laporan yang dikutip Senin (16/7/2018), ketika Trump dihubungi, dia mengatakan, "Saya sudah meningkatkan pembelanjaan pertahanan, memodernisasi senjata nuklir kami. Kami bisa berbuat lebih banyak, jadi jika Anda ingin melakukan perlombaan senjata, Anda akan kalah."

Gedung Putih belum berkomentar terkait laporan tentang luapan kemarahan Trump atas video persenjataan Rusia yang dirilis Putin. Persenjataan Rusia itu salah satunya adalah rudal hipersonik Kinzhal yang diklaim tak bisa dicegat oleh sistem pertahanan udara mana pun di dunia, termasuk AS. Pentagon pernah meremehkan klaim Putin tersebut dan menganggapnya sebagai bualan.
(mas)
Berita Terkait
Dibela Vladimir Putin,...
Dibela Vladimir Putin, Begini Reaksi Donald Trump
Jadi Sorotan Dunia,...
Jadi Sorotan Dunia, Apakah Donald Trump dan Vladimir Putin Sahabat Dekat?
Donald Trump dan Vladimir...
Donald Trump dan Vladimir Putin Akan Bertemu di Arab Saudi
Donald Trump: AS Harusnya...
Donald Trump: AS Harusnya Tak Terlalu Mengkhawatirkan Putin
Trump-Putin Lakukan...
Trump-Putin Lakukan Pembicaraan Via Telepon, Ini yang Dibahas
Donald Trump Tolak Sebut...
Donald Trump Tolak Sebut Vladimir Putin Diktator
Berita Terkini
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
1 jam yang lalu
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
1 jam yang lalu
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
2 jam yang lalu
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
3 jam yang lalu
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
5 jam yang lalu
Infografis
6 Fakta Buster GBU-57,...
6 Fakta Buster GBU-57, Bom Bunker AS yang Serang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved