Donald Trump: AS Harusnya Tak Terlalu Mengkhawatirkan Putin
Senin, 03 Maret 2025 - 12:19 WIB
loading...
Presiden AS Donald Trump merespons kritik atas semakin eratnya hubungan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto/Sputnik/Ilya Pitalev
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah merespons kritik atas kedekatannya yang semakin erat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin terkait perang Ukraina.
Dia mengatakan AS seharusnya tidak terlalu khawatir tentang Putin.
"Kita seharusnya tidak terlalu mengkhawatirkan Putin, dan lebih banyak mengkhawatirkan—geng pemerkosa migran, bandar narkoba, pembunuh, dan orang-orang dari rumah sakit jiwa yang memasuki negara kita—agar kita tidak berakhir seperti Eropa!" tulis Trump di platform Truth Social miliknya pada Minggu malam.
Baca Juga: Zelensky dan Trump Bertengkar, Rusia Ledek Ukraina Gagal Total
Pergeseran pendekatan Trump yang mencengangkan terhadap perang dan Rusia terlihat jelas beberapa hari sebelumnya ketika dia mencaci Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di depan wartawan di Gedung Putih.
Pertengkaran verbal sengit yang belum pernah terjadi sebelumnya—dengan Trump menyebut pemimpin Ukraina itu "tidak sopan"—mengakibatkan Zelensky meninggalkan Gedung Putih tanpa penandatanganan pakta tentang hak AS atas akses mineral tanah langka Ukraina seperti yang direncanakan.
Kedekatan Trump yang semakin erat dengan Putin telah membunyikan alarm di seluruh Eropa serta di antara Partai Demokrat AS, yang telah menyuarakan kekhawatiran tentang keamanan nasional Amerika.
Dia mengatakan AS seharusnya tidak terlalu khawatir tentang Putin.
"Kita seharusnya tidak terlalu mengkhawatirkan Putin, dan lebih banyak mengkhawatirkan—geng pemerkosa migran, bandar narkoba, pembunuh, dan orang-orang dari rumah sakit jiwa yang memasuki negara kita—agar kita tidak berakhir seperti Eropa!" tulis Trump di platform Truth Social miliknya pada Minggu malam.
Baca Juga: Zelensky dan Trump Bertengkar, Rusia Ledek Ukraina Gagal Total
Pergeseran pendekatan Trump yang mencengangkan terhadap perang dan Rusia terlihat jelas beberapa hari sebelumnya ketika dia mencaci Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di depan wartawan di Gedung Putih.
Pertengkaran verbal sengit yang belum pernah terjadi sebelumnya—dengan Trump menyebut pemimpin Ukraina itu "tidak sopan"—mengakibatkan Zelensky meninggalkan Gedung Putih tanpa penandatanganan pakta tentang hak AS atas akses mineral tanah langka Ukraina seperti yang direncanakan.
Kedekatan Trump yang semakin erat dengan Putin telah membunyikan alarm di seluruh Eropa serta di antara Partai Demokrat AS, yang telah menyuarakan kekhawatiran tentang keamanan nasional Amerika.
Lihat Juga :