Trump Sebut Brexit Bunuh Kesepakatan Perdagangan AS

Jum'at, 13 Juli 2018 - 13:52 WIB
Trump Sebut Brexit Bunuh...
Trump Sebut Brexit Bunuh Kesepakatan Perdagangan AS
A A A
LONDON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara langsung mengkritik strategi Brexit Perdana Menteri Inggris Theresa May. Menurutnya strategi tersebut telah mematikan harapan dari perjanjian perdangan AS dan May telah gagal mengambil cara bernegosiasi dengan Uni Eropa.

"Saya akan melakukannya dengan sangat berbeda," katanya saat diwawancara The Sun.

"Saya benar-benar mengatakan kepada Theresa May bagaimana melakukannya, tetapi dia tidak mendengarkan saya," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Jumat (13/7/2018).

Ketika ditanya tentang komentar Trump, juru bicara May mengatakan dia menantikan untuk duduk bersama Trump guna membicarakan sikapnya dalam negosiasi tersebut.

Sementara itu juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders, mengatakan bahwa Trump sangat menyukai dan menghormati Perdana Menteri May. Sanders menambahkan bahwa dalam wawancaranya Trump menyebut May adalah orang yang sangat baik dan tidak pernah mengatakan hal buruk tentangnya.

Untuk para pendukungnya, Trump dan Brexit menawarkan kemungkinan untuk melepaskan diri dari apa yang mereka lihat sebagai institusi dan peraturan usang yang telah melemahkan AS dan sekutu-sekutunya terhadap para pesaingnya seperti China.

Namun bagi banyak diplomat Inggris, Brexit menandai jatuhnya strategi Inggris selama 70 tahun untuk mencoba menyeimbangkan integrasi Eropa dengan aliansi AS berdasarkan pembagian asal usul, perdagangan, dan intelijen.

Inggris tengah bersiap untuk meninggalkan Uni Eropa pada 29 Maret 2019. Para pendukung Brexit telah membuat apa yang disebut sebagai hubungan khusus dengan AS dan manfaat dari hubungan perdagangan yang lebih erat dengan ekonomi terbesar di dunia.

Namun banyak pendukung Brexit yang menyebut negosiasi yang dilakukan May sebagai pengkhianatan, termasuk anggota parlemen di partainya sendiri yang terpecah, yang telah memperingatkan May mungkin akan menghadapi tantangan kepemimpinan.
(ian)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Lima Mata akan Buta...
Lima Mata akan Buta Tanpa Dukungan Amerika Serikat
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
1 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
1 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
3 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
4 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
5 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
6 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved