Ratusan WNI Dilaporkan Ajukan Suaka kepada AS

Rabu, 11 Juli 2018 - 16:34 WIB
Ratusan WNI Dilaporkan...
Ratusan WNI Dilaporkan Ajukan Suaka kepada AS
A A A
JAKARTA - Ratusan warga negara Indonesia (WNI) diperkirakan telah meminta suaka kepada pemerintah Amerika Serikat (AS). Mereka diketahui meminta suaka dengan alasan beragam, mulai dari faktor agama hingga ras.

Namun menurut Direktur Perlindungan Warga Negara dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri Indonesia, Lalu Muhammad Iqbal, pihaknya tidak mengetahui dengan pasti hal ini. Alasannya, otoritas di AS berhak untuk menutup identitas mereka yang mengajukan suaka.

Iqbal, yang berbicara pasca saat melakukan jumpa wartawan di kantor Kementerian Luar Negeri Indonesia, menuturkan bahwa perwakilan Indonesia baru mengetahui adanya WNI yang mengajukan suaka ke AS setelah pengadilan menolak suaka itu dan meminta perwakilan Indonesia untuk mengeluarkan dokumen perjalanan.

"Kami baru tahu ketika permohonan suaka mereka ditolak di mana imigrasi AS meminta perwakilan RI untuk menerbitkan dokumen perjalanan untuk kembali ke Indonesia," kata Iqbal pada Rabu (11/7/2018).

Ia lalu mengatakan bahwa mayoritas mereka yang mengajukan suaka di AS tidak lain adalah untuk mendapatkan kesempatan kerja dan tinggal di Negeri Paman Sam tersebut.

"Tetapi, mereka yang mengajukan suaka jelas tidak akan memberitahu perwakilan," ungkapnya.

Terkait dengan dokumen perjalanan, Iqbal menuturkan perwakilan Indonesia tidak langsung memberikan dokumenn tersebut ketika otoritas AS memintanya. Perwakilan Indonesia akan terlebih dahulu meminta akses kekonsuleran guna mengkonfirmasi status kewarganegaran orang yang mengajukan suaka.

"Prosesnya juga tidak secara langsung kami memberikan dokumen perjalanan. Kami harus benar-benar memastikan bahwa dia betul-betul WNI. Jangan sampai kami memberikan dokumen perjalanan atau kewarganegaraan kepada imigran gelap," tukasnya.
(ian)
Berita Terkait
Dua WNI Saling Tikam...
Dua WNI Saling Tikam di Amerika Serikat, Korban asal Tangerang
WNI Tewas Diberondong...
WNI Tewas Diberondong Tembakan di Amerika Serikat, Polda Jateng Belum Terima Permintaan Sampel DNA
Penyanyi Asal Indonesia...
Penyanyi Asal Indonesia Putri Ariani Raih Golden Buzzer, Pejabat Indonesia Beri Pujian
Keluarga Novita Kurnia...
Keluarga Novita Kurnia Putri masih Tunggu Kepastian Kepulangan Jenazah ke Indonesia
Pilih Seragam Militer...
Pilih Seragam Militer Amerika, Status WNI Kezia Terancam Hilang
Kemlu: 4.276 WNI Masuk...
Kemlu: 4.276 WNI Masuk Daftar Deportasi dari Amerika Serikat
Berita Terkini
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
15 menit yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
1 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
2 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
3 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
4 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
5 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved