Pernah Meraba-raba Reporter Wanita, PM Trudeau Minta Maaf

Jum'at, 06 Juli 2018 - 14:49 WIB
Pernah Meraba-raba Reporter...
Pernah Meraba-raba Reporter Wanita, PM Trudeau Minta Maaf
A A A
OTTAWA - Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau meminta maaf atas interaksi yang tak mengenakkan dengan seorang reporter wanita pada tahun 2000. Dia disebut meraba-raba jurnalis tersebut.

Kejadian itu sudah berselang sekitar delapan tahun. Namun, menjadi perbincangan publik setelah seorang komentator politik Kanada mem-posting sebuah editorial surat kabar tahun 2000 yang mengungkap bahwa pemimpin Kanada itu meraba-raba reporter wanita dalam Kokanee Summit Festival.

"Saya meminta maaf pada saat ini," kata Trudeau kepada wartawan pada hari Kamis waktu Ottawa. Trudeu mengklaim bahwa dia maupun stafnya sudah menghubungi reporter wanita yang tak disebutkan namanya tersebut.

“Saya tidak ingin menganggap bagaimana perasaannya sekarang. Saya belum mengulurkan tangan kepadanya, tidak ada seorang pun di tim saya yang mengulurkan tangan kepadanya. Kami pikir itu tidak akan cocok sama sekali," ujarnya.

Tindakan PM Trudeau terhadap reporter wanita tersebut dinilai sebagai interaksi seksual yang tidak pantas.

"Saya bertanggung jawab atas sisi interaksi saya, yang tentu saja saya tidak merasa tidak diinginkan. Tetapi pada saat yang sama, ada pelajaran yang kami ambil, dan saya akan berterus terang tentang hal itu, sering kali seorang pria mengalami interaksi sebagai hal tidak pantas, dan seorang wanita, terutama dalam konteks profesional, dapat mengalaminya secara berbeda. Dan kami harus menghormati itu dan merenungkannya," imbuh Trudeau.

Bulan lalu, komentator politik Kanada Warren Kinsella mem-posting foto editorial tahun 2000 dari Adveston Valley Advance, surat kabar di kota kecil di British Columbia. Editorial itu menjelaskan bahwa Trudeau telah meraba-raba salah satu jurnalis perempuan dari surat kabar tersebut Kokanee Summit Festival. Editorial itu mengatakan bahwa Trudeau telah meminta maaf, satu hari setelah kejadian.

Trudeau berada di kota itu untuk mendukung pengumpulan dana keamanan terkait longsor salju, setelah kehilangan saudaranya, Michel, dalam longsor salju tahun 1998 di Gletser Kokanee.

“Ingatan saya tentang percakapan itu adalah dia datang kepada saya karena dia resah dengan itu,” kata Valerie Bourne, mantan penerbit Advance, kepada CBC News, yang dilansir Jumat (6/7/2018).

"Dia tidak suka atas apa yang sudah terjadi. Dia tidak yakin bagaimana dia harus melanjutkannya karena tentu saja kita berbicara dengan seseorang yang dikenal oleh komunitas Kanada."

Ayah Trudeau, Pierre, yang menjadi PM Kanada tahun 1968-1979 dan 1980-1984. Pierre meninggal pada September 2000.

Trudeau kala itu menyampaikan pidato di pemakaman kenegaraan ayahnya dan kemudian terjun ke dunia politik sendiri. Dia sukses terpilih menjadi anggota parlemen pada tahun 2008 dan akhirnya menjadi PM Kanada pada tahun 2015.
(mas)
Berita Terkait
Pembunuhan Warga India...
Pembunuhan Warga India di Kanada Memicu Hubungan India-Kanada Memburuk
Kebakaran Hutan Kanada...
Kebakaran Hutan Kanada Meluas, Rumah dan Mobil Hangus Terbakar
Tersandung Skandal dan...
Tersandung Skandal dan Berselisih dengan Trudeau, Menkeu Kanada Resign
Bawa Senapan M-14, Seorang...
Bawa Senapan M-14, Seorang Pria Serang Rumah PM Kanada
Dubes Indonesia dan...
Dubes Indonesia dan Kanada Siap Majukan Kerja Sama Bilateral
Hasil Copa America 2024:...
Hasil Copa America 2024: Perkasa, Argentina Kalahkan Kanada 2-0
Berita Terkini
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
1 jam yang lalu
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
1 jam yang lalu
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
2 jam yang lalu
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
2 jam yang lalu
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
2 jam yang lalu
3 Alasan Pemakaman Khamenei...
3 Alasan Pemakaman Khamenei Bisa Pecahkan Rekor Sejarah, Dihadiri 15 Juta Orang
3 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved